Jumat, Maret 20, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Mafindo: Mayoritas Warga Indonesia Masih Sulit Bedakan Fakta dan Hoaks

by Lukman Polimengo
November 21, 2024
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Hasil riset terbaru yang dirilis Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia masih memiliki literasi hoaks di level sedang. Survei ini menunjukkan bahwa banyak warga yang belum mampu membedakan antara fakta dan informasi palsu, meskipun partisipasi politik mereka relatif tinggi.

Diseminasi hasil survei yang dilakukan Komite Litbang Mafindo pada Rabu (20/11/2024) ini dilakukan secara daring. Riset tersebut melibatkan 2.011 responden dari 20 provinsi, termasuk 10 provinsi dengan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tertinggi dan 10 provinsi dengan IKP terendah. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode acak bertahap untuk memastikan hasil yang representatif.

Supervisor Riset Mafindo, Loina Lalolo K. Perangin-angin, menyebutkan bahwa literasi hoaks masyarakat Indonesia perlu diukur secara khusus. “Saat ini, belum ada data literasi hoaks yang memadai di Indonesia. Survei ini menjadi upaya untuk mengisi kekosongan tersebut,” ujarnya.

Baca juga

Safari Ramadan RG: Dari Meja Pembangunan hingga Paket Sembako untuk Warga

Bang Napi” di Lapas Gorontalo Terima Zakat, Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Pulang

Fakta Temuan Riset

Kemampuan Membedakan Hoaks Rendah

Sebanyak 60% responden tidak menyadari bahwa klaim soal Warga Negara Asing (WNA) diberi KTP untuk mencoblos adalah hoaks.

Sebanyak 66,1% responden juga tidak mengetahui bahwa isu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dimobilisasi untuk mendukung pasangan calon tertentu adalah informasi palsu.

Tingkat Literasi Hoaks

Secara keseluruhan, literasi hoaks masyarakat berada di kategori sedang: 68% berada di level menengah, 23,7% di level tinggi, dan 7,6% di level rendah.

Partisipasi Politik

Partisipasi politik daring masyarakat tergolong tinggi, sementara partisipasi politik di ranah luring berada di level sedang.

Hubungan Literasi Hoaks dan Partisipasi Politik

Program Officer Riset Mafindo, Nuril Hidayah, menyatakan ada korelasi positif antara literasi hoaks dan partisipasi politik. “Semakin tinggi literasi hoaks seseorang, semakin besar pula partisipasinya dalam aktivitas politik,” katanya.

Hal senada diungkapkan Finsensius Yuli Purnama, anggota tim riset Mafindo. Ia menambahkan, mayoritas masyarakat mendapatkan informasi politik melalui portal berita online, namun kepercayaan terhadap informasi dari media sosial masih cukup tinggi, mencapai 31,9%.

Hoaks dan Demokrasi

Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko Nugroho, menegaskan bahwa hoaks menjadi tantangan serius bagi demokrasi. “Survei ini adalah bagian dari komitmen Mafindo untuk memperkuat literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi palsu yang mengancam stabilitas sosial dan politik,” katanya.

Septiaji berharap hasil survei ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah, lembaga pendidikan, media, dan organisasi masyarakat sipil untuk merancang strategi efektif dalam meningkatkan literasi digital dan melawan hoaks.

Tantangan Media Sosial

Penanggap lain, Indriyatno Banyumurti dari ICT Watch, menyoroti peran media sosial sebagai penyebar utama hoaks. “Sebanyak 52,2% netizen Indonesia tidak memverifikasi informasi yang diterima melalui media sosial. Walau kesadaran terhadap hoaks meningkat, kemampuan memverifikasi informasi masih rendah,” ungkapnya.

Berdasarkan survei, platform media sosial seperti Facebook dan portal berita online menjadi sumber utama informasi masyarakat, meski sering kali menjadi medium penyebaran hoaks.

Mafindo menyimpulkan bahwa edukasi publik tentang literasi hoaks sangat mendesak, terutama menjelang tahapan pemilu mendatang yang rawan terhadap kampanye bermuatan ujaran kebencian, SARA, dan hoaks. Data lengkap survei ini dapat diakses melalui situs resmi Mafindo, mafindo.or.id. (rls/luk)

Berita Terkait

Anggota DPRD Bone Bolango dari Partai NasDem, Rakhmatiyah Deu, saat menyiapkan paket sembako Ramadan yang akan disalurkan kepada masyarakat. Paket bantuan tersebut merupakan bagian dari 15 ribu paket bantuan Agenda Ramadan Anggota DPR RI dapil Gorontalo, Rachmat Gobel.

Safari Ramadan RG: Dari Meja Pembangunan hingga Paket Sembako untuk Warga

Maret 19, 2026

Bang Napi” di Lapas Gorontalo Terima Zakat, Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Pulang

Maret 19, 2026
Anggota DPRD Bone Bolango dari Partai NasDem, Rakhmatiyah Deu, saat menyiapkan paket sembako Ramadan yang akan disalurkan kepada masyarakat.

RG Salurkan 15 Ribu Paket Sembako Ramadan

Maret 18, 2026

Tata Dhini Berbagi Ribuan Paket Minuman, Tradisi Keluarga yang Kini Menjangkau Seluruh Desa di Dapil

Pengamat: Board of Peace Berpotensi Perkuat Tata Kelola Perdamaian Global

Kakak Tia Apresiasi Zona KHAS Menara Limboto, Dorong UMKM Kuliner Halal Semakin Kompetitif

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version