Kamis, Februari 19, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Opini dari Kamar Kosong: Keras Bunyi, Kosong Isi

by Redaksi
Mei 12, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Oleh: Redaksi

Ada suara keras terdengar dari kejauhan, bak guntur di musim kemarau. Menggelegar, namun tak disertai hujan yang menyuburkan. Seorang tokoh opini menurunkan narasi tajam tentang realisasi pendapatan Kota Gorontalo, menudingnya sebagai “tamparan keras” bagi tata kelola keuangan daerah. Katanya, ibu kota provinsi ini hanya “tate-tate” urus duit rakyat. Bahasa yang barangkali terdengar menghibur bagi segelintir audiens yang menyukai aroma gosip dalam balutan statistik.

Namun, mari sejenak bertanya—di balik amarah dan angka, adakah keinginan tulus untuk membangun, atau sekadar membakar jerami agar tampak seperti api besar?

Baca juga

Indonesia Urutan Ke-2, Negara yang Warganya Mudah Ditipu

Liga Inggris Hentikan Laga Sejenak Saat Magrib, Pemain Muslim Diberi Ruang Buka Puasa

Angka adalah anak dari proses, bukan sekadar produk kebetulan. Capaian 18,16% dalam triwulan pertama bukanlah angka yang ditutupi atau dibanggakan, melainkan bagian dari mekanisme fiskal yang punya ruang koreksi. Dalam dunia kebijakan publik, tidak semua yang lambat adalah keliru, dan tidak semua yang cepat berarti unggul. Kadang, anak panah yang ditarik lebih jauh justru melesat paling jauh saat dilepas.

Sayangnya, opini yang dimuat oleh sebuah media—yang ironisnya tak menyertakan alamat redaksi atau penanggung jawab, bagai kapal tanpa nahkoda—menghakimi dengan gegabah. Menyebut rapor merah tanpa menyebut ujian apa yang sedang dihadapi. Membangun narasi krisis tanpa mendengar suara dari ruang kerja yang tiap hari berpeluh menyusun strategi pemulihan fiskal.

Jika memang ingin memberi kritik, berilah pula jalan. Jika menyentil kekurangan, jangan enggan mengakui bahwa banyak variabel di luar kendali daerah—mulai dari dividen BUMD yang belum cair, hingga program insentif pusat yang memotong potensi penerimaan. Menuding tanpa mengurai konteks, ibarat menghakimi buah yang belum matang dari pohon yang baru tumbuh satu musim.

Kami tak keberatan dikritik. Yang kami tentang adalah kritik yang lahir bukan dari keprihatinan, tapi dari kepentingan.

Jangan jadikan kemiskinan data sebagai ladang kesimpulan. Jangan pula gunakan bahasa yang tak semestinya keluar dari mulut seorang yang mengaku peneliti, pendidik, dan pengamat hukum. Bila benar ingin “membangun Gorontalo dengan cara yang baik dan benar,” mari mulai dengan literasi publik, bukan literasi provokasi.

Kritik dari kursi tinggi memang menggoda, apalagi jika hanya melihat dari laporan yang diketik dari balik meja, tanpa turun mengamati langsung seperti petani yang mengukur hasil panen, bukan hanya dari berat gabah, tapi juga dari cuaca, benih, dan musim.

Sebagai penutup, kami tidak sedang menghindar dari masalah. Kami justru mengundang dialog. Tapi marilah berdialog dengan akal sehat, data yang sahih, dan semangat membangun, bukan dengan semangat menjatuhkan demi eksistensi pribadi.

Karena membangun Gorontalo bukan panggung satu orang. Ini panggung semua pihak yang hatinya tidak hanya bergetar ketika melihat angka, tapi juga ketika melihat harapan.

Berita Terkait

Indonesia Urutan Ke-2, Negara yang Warganya Mudah Ditipu

Februari 19, 2026

Liga Inggris Hentikan Laga Sejenak Saat Magrib, Pemain Muslim Diberi Ruang Buka Puasa

Februari 19, 2026
Ilustrasi belut listrik.

Belut Listrik: Mitos, Sengatan, dan Fakta Ilmiah di Baliknya

Februari 19, 2026

Ahli Inspektorat Pohuwato Meninggal Usai Bersaksi di Sidang Korupsi Dana Hibah LPTQ

HMI Soroti LPG 3 Kg, Jubir Wali Kota Gorontalo: Kritik Harus Tepat Sasaran

Sambut Ramadan 1447 H, Lapas Gorontalo Perkuat Keamanan dan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version