Minggu, Maret 29, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Oknum Satpol PP Diduga Aniaya Anggota Polri Pakai Alat Kejut Listrik

by Lukman Polimengo
Juli 7, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi penganiayaan menggunakan senjata kejut listrik.

Ilustrasi penganiayaan menggunakan senjata kejut listrik.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Seorang anggota Polri dari Polda Gorontalo diduga mengalami penganiayaan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo. Ironisnya, aksi tersebut disertai penggunaan alat kejut listrik atau taser saat razia berlangsung di depan sebuah kafe di Kelurahan Dulomo, Minggu dini hari (6/7/2025).

Kejadian bermula sekitar pukul 02.00 WITA, saat Bripda Oktavian Laliyo melintas di depan Kafe MNC Dulomo dan melihat kerumunan. Ia kemudian turun dari motor untuk mengecek situasi. Tanpa mengenal identitas korban, seorang oknum Satpol PP mendekatinya dan langsung meminta KTP dengan nada tinggi.

“Ngana ba apa? Mana ngana pe KTP?” tanya oknum itu dengan nada arogan, seperti ditirukan saksi di lokasi.

Baca juga

Gebyar Ketupat di Bulalo dan Mootinelo, Tata Dhini: DPRD Tak Cukup Bekerja di Ruang Sidang

Diragukan Kewajarannya, Catatan Tak BPK atas Belanja Perjalanan Dinas DPRD Bone Bolango

Bripda Oktavian yang saat itu mengenakan pakaian sipil bersikap kooperatif dan memperlihatkan KTP-nya. Namun, situasi justru memanas. Oknum tersebut diduga mengeluarkan kata-kata kasar lalu memukul kepala bagian kiri korban. Aksi tersebut kemudian diikuti oleh beberapa anggota Satpol PP lainnya yang turut melakukan pemukulan dan penyetruman menggunakan alat kejut listrik ke bagian leher dan punggung korban.

Akibat insiden tersebut, Bripda Oktavian mengalami luka dan trauma. Aksi tersebut pun dinilai sebagai bentuk arogansi dan penyalahgunaan wewenang oleh petugas ketertiban.

Polda Gorontalo melalui Kabid Humas Kombes Pol Desmont Harjendro A.P., S.I.K., M.T., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan, baik terhadap anggotanya maupun pihak luar yang terlibat.

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran oleh anggota kami. Jika terbukti bersalah, sanksi pidana hingga pemecatan tidak hormat akan diterapkan,” tegas Desmont, seperti dikutip mimoza.tv dari Hibata.id.

Ia juga menyampaikan bahwa tim Propam telah diturunkan ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan pemeriksaan secara menyeluruh demi memastikan transparansi penanganan kasus.

Sementara itu, insiden ini menjadi sorotan setelah muncul kabar balasan dari oknum aparat kepolisian terhadap Kantor Satpol PP Kota Gorontalo pada Sabtu malam (5/7). Meski belum ada keterangan resmi terkait dugaan aksi tersebut, pemerintah daerah berharap penegakan disiplin dilakukan secara terbuka dan profesional.

Desmont juga menyampaikan pesan dari pimpinan Polda kepada seluruh anggota Polri agar tetap menjunjung tinggi etika profesi dan tidak bertindak di luar batas hukum.

“Polri adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Setiap anggota wajib menjaga integritas serta nama baik institusi,” pungkasnya.

Penulis: Lukman | Editor: Redaksi mimoza.tv

Berita Terkait

Gebyar Ketupat di Bulalo dan Mootinelo, Tata Dhini: DPRD Tak Cukup Bekerja di Ruang Sidang

Maret 29, 2026

Diragukan Kewajarannya, Catatan Tak BPK atas Belanja Perjalanan Dinas DPRD Bone Bolango

Maret 29, 2026
Fot ilustrasi orang miskin. Foto: Lukman Polimengo

Gorontalo Mendominasi Daerah Termiskin di Sulawesi, Angka Turun, Realita Belum Bergeser

Maret 29, 2026

NasDem Merapat ke Rusli Habibie? Silaturahmi Lebaran atau Isyarat Perubahan Arah

BPK Soroti Kewajaran Belanja Perjalanan Dinas DPRD Bone Bolango, Publik Minta Pemeriksaan Lanjutan

25 Tahun Provinsi: Mengapa Pemimpin di Gorontalo Cepat Dilupakan, Bahkan Saat Masih Berkuasa?

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version