Jumat, Februari 6, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Ekonom Ini Beberkan Jalan Gorontalo Keluar dari Kemiskinan: Percepat Industrialisasi Berbasis SDA

by Lukman Polimengo
Desember 15, 2025
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Chief Economist The Indonesia Economic Intelligence, Sunarsip, SE., Ak., M.E, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional bertajuk “Akselerasi Pembangunan dan Kemakmuran Gorontalo” yang digelar di Kota Gorontalo, Senin (15/12/2025). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Chief Economist The Indonesia Economic Intelligence, Sunarsip, SE., Ak., M.E, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional bertajuk “Akselerasi Pembangunan dan Kemakmuran Gorontalo” yang digelar di Kota Gorontalo, Senin (15/12/2025). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv — Tingginya angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo dinilai tidak bisa dilepaskan dari struktur ekonomi daerah yang masih terlalu bertumpu pada sektor primer, khususnya pertanian. Tanpa perubahan arah kebijakan ekonomi, penurunan kemiskinan akan terus berjalan lambat.

Pandangan itu disampaikan Chief Economist The Indonesia Economic Intelligence, Sunarsip, SE., Ak., M.E, saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional bertajuk “Akselerasi Pembangunan dan Kemakmuran Gorontalo” yang digelar di Kota Gorontalo, Senin (15/12/2025).

Menurut Sunarsip, karakter daerah yang basis ekonominya didominasi sumber daya alam mentah, terutama sektor pertanian, secara statistik memang memiliki kemampuan lebih lambat dalam menurunkan angka kemiskinan dibandingkan daerah yang struktur ekonominya ditopang sektor industri.

Baca juga

Ekonomi Gorontalo Tumbuh 5,71 Persen, Industri Menguat tapi Pertanian Masih Dominan

Ekonomi Gorontalo 2025 Tumbuh 5,71 Persen, Industri Pengolahan Jadi Penopang

“Daerah-daerah yang ekonominya didominasi sektor industri, rata-rata penurunan kemiskinannya jauh lebih cepat. Karena industri menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan pendapatan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Industrialisasi Jadi Kunci Sunarsip menegaskan, jika Gorontalo ingin mempercepat penurunan angka kemiskinan, maka pilihan kebijakannya relatif jelas.

“Kalau ingin mempercepat penurunan kemiskinan di Gorontalo, solusinya memang cuma satu: percepat industrialisasi,” tegasnya.

Namun, industrialisasi yang dimaksud bukanlah membangun industri secara serampangan. Gorontalo, kata Sunarsip, harus mengembangkan industri yang berbasis pada keunggulan sumber daya alam lokal.

Gorontalo diketahui memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan. Ketiga sektor ini, menurutnya, seharusnya menjadi fondasi pengembangan industri pengolahan di daerah.

“Tujuan industrialisasi itu bukan sekadar membangun pabrik. Industri harus link and match dengan keunggulan yang dimiliki daerah,” ujarnya.

Hilirisasi dan Orientasi Ekspor Lebih lanjut, Sunarsip menjelaskan bahwa industrialisasi di Gorontalo perlu diarahkan pada hilirisasi, yakni mengolah komoditas mentah menjadi produk bernilai tambah yang siap bersaing di pasar.

Ia mencontohkan sektor perikanan sebagai salah satu peluang besar yang belum tergarap optimal.

“Misalnya, ikan di Gorontalo ini mau dikembangkan jadi apa setelah ada industri pengolahan ikan? Produknya harus bisa diekspor,” kata Sunarsip.

Menurutnya, industrialisasi tidak boleh berhenti pada pemenuhan kebutuhan domestik daerah. Industri justru harus diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mendorong ekspor.

“Kalau kapasitas produksi naik, industri bisa merekrut lebih banyak tenaga kerja. Di situ efek pengganda ekonominya bekerja,” tambahnya.

Pemerintah Harus Jadi Katalisator Dalam konteks Gorontalo yang masih bergantung pada anggaran pusat, Sunarsip menilai peran pemerintah daerah tetap krusial. Pemerintah tidak harus menjadi pelaku industri, tetapi harus hadir sebagai katalisator yang mempercepat transformasi ekonomi.

Peran tersebut mencakup penyediaan infrastruktur pendukung, kepastian regulasi, kemudahan perizinan, serta kebijakan yang mendorong investasi industri berbasis potensi lokal.

“Tanpa peran aktif pemerintah sebagai penggerak, industrialisasi hanya akan jadi wacana,” ujarnya.

Seminar yang diinisiasi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo, Rachmat Gobel, ini juga menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana dan Guru Besar Ekonomi Publik UNG Prof. Dr. Amir Arham. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik perubahan arah kebijakan pembangunan, dari ekonomi berbasis bahan mentah menuju ekonomi bernilai tambah yang lebih berkeadilan.

Penulis: Lukman.

Berita Terkait

Ekonomi Gorontalo Tumbuh 5,71 Persen, Industri Menguat tapi Pertanian Masih Dominan

Februari 5, 2026
Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dr. Wathekhi, S.Si, saat menyampaikan rilis pertumbuhan ekonomi Gorontalo. Foto: Lukman/mimoza.tv.

Ekonomi Gorontalo 2025 Tumbuh 5,71 Persen, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Februari 5, 2026
Gambar ilustrasi kasus perjadis. Gambar AI, Ilustrator: Lukman/mimoza.tv.

Kejati Gorontalo Tunggu LHP BPKP soal Perjadis Kota Gorontalo, Penanganan Perkara Masuk Fase Krusial

Februari 5, 2026

Dugaan Korupsi DPRD Disorot, Umar Karim Desak Kejati Gorontalo Bertindak

TPID–TP2DD Gorontalo Perkuat Kendali Inflasi dan Digitalisasi

Wartawan Memeras Bukan Urusan Dewan Pers, Jalurnya Pidana

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version