Jumat, April 3, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Empati Bencana, Warga Dorong Gusnar Ikuti Kebijakan DKI Tiadakan pesta Kembang Api

by Lukman Polimengo
Desember 24, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi kembang api. Foto: Istimewa.

Ilustrasi kembang api. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Sejumlah warga Gorontalo mendorong Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mempertimbangkan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang meniadakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026, sebagai bentuk empati terhadap warga terdampak bencana alam di sejumlah daerah.

Abdullah Hudodo, warga Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, menilai langkah tersebut relevan diterapkan di Gorontalo yang selama ini dikenal sebagai daerah dengan identitas religius, Serambi Madinah.

Menurut Abdullah, saat sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di Aceh dan beberapa wilayah Sumatra, tengah berduka akibat bencana alam, sudah selayaknya pemerintah daerah menunjukkan kepekaan sosial.

Baca juga

NTP Gorontalo Naik Tipis, Daya Tukar Petani Mulai Menguat

Olahraga di Balik Jeruji, Upaya Lapas Gorontalo Jaga Keseimbangan Warga Binaan

“Saudara-saudara kita di Sumatra, terutama Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekah, sedang mengalami musibah. Sebagai daerah yang juga mengusung nilai-nilai religius, Gorontalo patut menunjukkan empati. Saya berharap Pak Gusnar bisa mengambil langkah serupa seperti Pemprov DKI Jakarta dengan meniadakan pesta kembang api,” ujar Abdullah, Rabu (24/12/2025).

Ia menambahkan, perayaan pergantian tahun sebaiknya diarahkan pada kegiatan yang lebih bermakna, seperti penggalangan donasi bagi korban bencana.

“Kalau ingin perayaannya bernilai pahala, lebih baik diganti dengan pengumpulan donasi. Bantuan itu bisa disalurkan melalui Dinas Sosial, bekerja sama dengan Baznas, perbankan, atau organisasi yang selama ini aktif dalam aksi kemanusiaan,” katanya.

Senada dengan itu, Masita Abbas, warga Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, menilai momentum pergantian tahun dapat diisi dengan kegiatan positif yang memberi manfaat sosial dan spiritual.

“Pergantian tahun bisa diisi dengan doa dan zikir bersama, sekaligus pengumpulan dana untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra. Ini akan lebih bermanfaat dan bernilai ibadah, apalagi kita akan segera memasuki bulan Ramadan,” tutur Masita.

Masita bahkan mendorong agar kebijakan tersebut tidak hanya diterapkan di tingkat provinsi, tetapi juga diikuti oleh pemerintah kabupaten dan kota se-Gorontalo.

“Mengisi momen dengan kegiatan yang baik bukan hanya bernilai pahala, tetapi juga menjadi wujud empati warga Serambi Madinah kepada saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan pesta kembang api dalam perayaan malam Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, larangan kembang api berlaku untuk seluruh kegiatan perayaan, baik yang diselenggarakan pemerintah maupun pihak swasta, termasuk hotel dan pusat perbelanjaan.

Penulis: Lukman.

Berita Terkait

Aktivitas pertanian di Provinsi Gorontalo. Foto : Lukman Polimengo/mimoza.tv.

NTP Gorontalo Naik Tipis, Daya Tukar Petani Mulai Menguat

April 3, 2026

Olahraga di Balik Jeruji, Upaya Lapas Gorontalo Jaga Keseimbangan Warga Binaan

April 2, 2026

Gempa M7,6 Guncang Perairan Batang Dua Ternate, Sempat Berpotensi Tsunami, BMKG Nyatakan Peringatan Berakhir

April 2, 2026

Ekspor Gorontalo Melonjak Tajam, Didorong Pelet Kayu ke Jepang

Menjaga Diri di Tengah Cerita yang Berubah Arah

Akses Hukum Warga Binaan Diperkuat, Lapas Gorontalo Gandeng Dua LBH

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version