PATI, mimoza.tv — Ditetapkannya seorang kepala daerah sebagai tersangka kasus korupsi lazimnya menyisakan duka dan kekecewaan bagi masyarakat. Namun hal berbeda justru terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Alih-alih bersedih, warga setempat meluapkan kegembiraan dengan menggelar pesta kembang api usai Bupati Pati Sudewo resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Perayaan tersebut berlangsung pada malam hari dan viral di berbagai platform media sosial. Sejumlah video memperlihatkan warga berkumpul di ruang terbuka, menyalakan musik, kembang api, serta flare. Aksi itu disebut sebagai bentuk luapan emosi dan kekecewaan warga terhadap kepemimpinan daerah yang selama ini menuai polemik.
Salah seorang warga Pati, Sutikno, mengaku perayaan tersebut bukan dimaksudkan untuk merendahkan proses hukum, melainkan sebagai ekspresi kelegaan masyarakat.
“Ini bukan soal senang orang ditangkap, tapi kami merasa lega. Sudah lama warga kecewa dengan kebijakan dan cara memimpin beliau. Penetapan tersangka ini seperti harapan baru,” ujar Sutikno saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, selama ini aspirasi masyarakat dinilai kerap diabaikan, sehingga langkah hukum yang diambil KPK dianggap sebagai jawaban atas keresahan warga.
Aparat kepolisian dan unsur pemerintah daerah tampak melakukan pemantauan selama perayaan berlangsung untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir, tidak dilaporkan adanya gangguan keamanan maupun tindakan anarkis.
Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani lembaga antirasuah. Penetapan tersebut menjadi sorotan publik dan memicu beragam reaksi, termasuk aksi perayaan warga yang jarang terjadi dalam kasus serupa.
Fenomena ini menunjukkan besarnya harapan masyarakat Pati terhadap perubahan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih bersih dan berpihak pada kepentingan publik.
Penulis: Lukman.
Dari berbagai sumber.



