Gorontalo, mimoza.tv – Wakil Ketua DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI), M. Lukman Chakim, S.H., M.H., mengingatkan para advokat yang baru diangkat agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Peringatan itu disampaikannya saat menghadiri pengangkatan Advokat KAI Angkatan VII di Gorontalo, yang digelar di salah satu hotel di Kota Gorontalo, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutannya, Lukman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo dan unsur Forkopimda atas dukungan dan kehadiran dalam kegiatan tersebut. Ia secara khusus menyebut Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Aspidum Kejati, Ketua Pengadilan Tinggi, serta jajaran Polda Gorontalo yang hadir.

Di hadapan Ketua DPD KAI Gorontalo H. Abdul Madjid Podungge, S.H., M.H., Sekretaris DPD KAI Gorontalo Rahmat R. Huwoyon, S.H., serta para tamu undangan, Lukman menilai dukungan lintas institusi tersebut merupakan representasi penting bagi eksistensi organisasi advokat.
“Disampaikan tadi bahwa kita di KAI adalah lulusan terbaik dari perguruan tinggi. Diklat dan ujian memang harus melibatkan serta merangkul perguruan tinggi yang memiliki fakultas hukum. Itu sudah dilakukan oleh DPD Gorontalo,” ujar Lukman.
Ia berharap ke depan semakin banyak lulusan hukum asal Gorontalo yang bergabung dan memperkuat KAI, sehingga kontribusi terhadap penegakan hukum di daerah semakin nyata.
Namun, di balik apresiasi tersebut, Lukman juga menyampaikan peringatan tegas kepada advokat yang baru diangkat. Ia menekankan bahwa organisasi tidak akan mentolerir pelanggaran kode etik maupun aturan profesi.
“Pengalaman yang sudah-sudah, organisasi kami tidak segan-segan mencabut keanggotaan dan izin praktik saudara-saudara yang melanggar aturan. Bahkan kami memohon kepada Mahkamah Agung untuk mencabut berita acara sumpah, sehingga tertutup untuk bisa beracara melalui organisasi manapun,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengapresiasi pengangkatan advokat baru tersebut. Ia berharap kehadiran advokat-advokat muda ini mampu melahirkan kader terbaik di bidang penegakan hukum dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Kami berharap para advokat yang baru diangkat dapat mengawal kebijakan dan program pemerintah, serta menghadirkan keadilan di tengah masyarakat,” kata Idah.
Pengangkatan Advokat KAI Angkatan VII ini menjadi momentum konsolidasi profesi hukum di Gorontalo. Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi dan keadilan, integritas advokat kembali ditegaskan sebagai fondasi utama profesi.
Penulis, Lukman.



