Selasa, April 28, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Janji Pelunasan Kembali Molor, Vendor Proyek Lekobalo Pertimbangkan Jalur Hukum

by Lukman
April 28, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Polemik pembayaran material dalam proyek penataan kawasan di Kelurahan Lekobalo, Kota Gorontalo, kembali memanas. CV Jangkar Mas selaku pemasok grill manhole atau penutup manhole mengaku kecewa setelah janji pelunasan dari pihak kontraktor kembali tidak terealisasi.

Direktur CV Jangkar Mas, Muh. Darmaji, mengatakan pihak kontraktor sebelumnya menjanjikan pelunasan sisa pembayaran pada Senin pekan ini.

Namun hingga Selasa (28/4/2026), pembayaran yang dijanjikan tersebut disebut belum juga terealisasi.

Baca juga

Aliran Dana di Proyek Lekobalo, Klaim Transfer Mengemuka

Pembayaran Tersendat di Balik Proyek Lekobalo, Dugaan Kontrak di Belakang Layar Mengemuka

“Janji mau melunasi pada Senin kemarin itu ternyata zonk. Buktinya sampai saat ini tidak ada,” ujar Darmaji saat dihubungi, Selasa (28/4/2026).


Kekecewaan itu memperpanjang daftar persoalan pembayaran yang sejak awal membayangi proyek senilai ratusan juta rupiah tersebut. Berdasarkan pengakuan pihak vendor, total nilai pengadaan material penutup manhole mencapai sekitar Rp703 juta. Namun pembayaran yang diterima hingga kini baru sebagian, sementara sisa kewajiban disebut masih cukup besar.

Material tersebut diketahui telah diproduksi di Klaten, Jawa Tengah, lalu dikirim ke Gorontalo sesuai kesepakatan kerja sama dengan kontraktor pelaksana proyek, CV Liuntuhaseng Brothers. Sebagian besar material juga telah terpasang dan digunakan di lokasi proyek.

Meski pekerjaan fisik di lapangan terus berjalan dan sebagian infrastruktur mulai dimanfaatkan warga, persoalan finansial antara vendor dan kontraktor justru belum menemukan titik akhir.

Darmaji menegaskan, pihaknya kini mulai mempertimbangkan langkah hukum sebagai upaya penyelesaian.

“Tim saya sedang mengkaji, dan kemungkinan akan mengambil langkah hukum,” cetusnya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi opsi serius apabila komitmen pembayaran terus mengalami penundaan tanpa kepastian.

Kasus ini menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan proyek konstruksi, ketika manfaat fisik mulai terlihat di lapangan, tetapi urusan pembayaran di belakang layar masih menyisakan masalah.

Di tengah perubahan infrastruktur yang mulai dirasakan masyarakat, vendor kini berada pada posisi menunggu kepastian atas hak finansialnya. Sementara itu, pihak kontraktor masih dibayangi pertanyaan mengenai komitmen penyelesaian kewajiban pembayaran kepada pemasok.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor CV Liuntuhaseng Brothers belum memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan terbaru tersebut.
Dalam sebuah proyek, pembangunan tidak hanya diukur dari material yang terpasang, tetapi juga dari sejauh mana komitmen antar pihak benar-benar dituntaskan. Sebab ketika janji pembayaran terus tertunda, yang tersisa bukan hanya soal utang, tetapi juga soal kepercayaan.

Penulis: Lukman

Tags: kota gorongtaloProyek LekobaloSatker

Berita Terkait

Ilustrasi proyek Lekobalo, dan bukti transfer sejumlah uang.

Aliran Dana di Proyek Lekobalo, Klaim Transfer Mengemuka

April 25, 2026

Pembayaran Tersendat di Balik Proyek Lekobalo, Dugaan Kontrak di Belakang Layar Mengemuka

April 24, 2026
Dari kiri ke kanan foto : Charles Budi Doku (peci hitam), Adhan Dambea, dan Indriani Dunda.

Di Pinang CBD Maju di Pilwako, Adhan Malah Dengan Indriani Dunda

November 4, 2023
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version