GORONTALO. Mimoza.tv – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Gorontalo memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Suryadi Antule. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), Suryadi membawa misi membenahi organisasi sekaligus mengangkat kembali prestasi tinju Gorontalo.
Suryadi bukan sosok baru di lingkungan Pertina. Sebelumnya, ia dipercaya memimpin Pertina Kota Gorontalo. Kini, mandat yang lebih besar berada di pundaknya untuk menggerakkan organisasi tinju di tingkat provinsi.
Sebagai langkah awal, Suryadi langsung menetapkan target terdekat, yakni mempersiapkan para petinju Gorontalo menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.
Menurutnya, pembenahan organisasi dan peningkatan kualitas atlet harus berjalan beriringan. Persiapan menghadapi Kejurnas menjadi prioritas jangka pendek, termasuk memastikan para atlet memperoleh pembinaan, program latihan, serta persiapan pertandingan yang lebih terarah.
Suryadi juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi organisasi. Dalam agenda jangka menengah, ia berencana memperkuat struktur Pertina hingga ke tingkat kabupaten. Hal ini dinilai penting untuk memperluas basis pembinaan dan menjaring potensi atlet dari berbagai daerah di Gorontalo.
“Organisasi harus dibenahi, tetapi pada saat yang sama prestasi atlet juga harus digenjot,” ujar anggota DPRD Kota Gorontalo ini.
Untuk jangka panjang, ia ingin mengembalikan gairah olahraga tinju di Gorontalo. Menurutnya, potensi atlet muda di daerah masih cukup besar, tetapi membutuhkan sistem pembinaan yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan.
Suryadi menyadari, membangun prestasi tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan fondasi organisasi yang kuat, pelatih yang kompeten, kompetisi yang berkelanjutan, serta perhatian terhadap perkembangan atlet sejak usia dini.
Karena itu, ia juga berkomitmen membentuk kepengurusan yang benar-benar bekerja.
“Struktur organisasi Pertina ke depan, tidak boleh sekadar diisi untuk memenuhi posisi, tetapi harus diisi orang-orang yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk berkontribusi,” pungkasnya.



