GORONTALO, Mimoza.tv – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperkuat upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui rekonsolidasi data bersama pemerintah kabupaten/kota. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan data, memetakan potensi pendapatan, sekaligus memperkuat koordinasi atas sumber penerimaan yang menjadi kewenangan provinsi.
Tim Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke Pemerintah Kota Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.
Kepala Bappenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menjelaskan bahwa upaya optimalisasi PAD turut diperkuat melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo untuk mendapatkan pendampingan.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow dan kunjungan ke pemerintah kabupaten/kota guna memperkuat pemahaman serta koordinasi antarpemerintah daerah.
“Ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi terkait optimalisasi PAD yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” kata Danial.
Danial menyebutkan, Kota Gorontalo menjadi daerah kelima yang dikunjungi dalam rangkaian rekonsolidasi data tersebut.
Sebelumnya, tim Bappenda Provinsi Gorontalo telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, Gorontalo Utara, dan Boalemo. Selanjutnya, Kabupaten Pohuwato dijadwalkan menjadi daerah terakhir dalam rangkaian kunjungan tersebut.
Data Selaras, Potensi Pendapatan Bisa Dioptimalkan
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Nuryanto, mengatakan pertemuan tersebut penting untuk menyamakan data dan pemahaman mengenai potensi pendapatan daerah.
Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota diperlukan agar pengelolaan potensi pendapatan dapat berjalan selaras.
“Koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota diperlukan, agar pengelolaan potensi pendapatan daerah dapat berjalan selaras,” ujar Nuryanto.
Rekonsolidasi data menjadi salah satu langkah penting dalam pengelolaan pendapatan daerah. Data yang selaras dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi penerimaan secara lebih akurat, mengurangi perbedaan pencatatan, serta memperkuat dasar perencanaan pendapatan.
Namun, efektivitas upaya optimalisasi PAD pada akhirnya akan ditentukan oleh tindak lanjut hasil rekonsolidasi, termasuk pemutakhiran data dan koordinasi berkelanjutan antarinstansi.
Melalui rangkaian kunjungan ini, Bappenda Provinsi Gorontalo berharap sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota semakin kuat sehingga potensi pendapatan yang menjadi kewenangan provinsi dapat dikelola secara lebih optimal.



