GORONTALO UTARA, mimoza.tv — Kegiatan Gebyar Ketupat digelar di dua desa, yakni Desa Bulalo dan Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, sebagai bagian dari tradisi pasca-Idul Fitri yang mempererat kebersamaan warga. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang temu antara masyarakat dan perwakilan legislatif.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa, hadir dan berbaur bersama warga dalam suasana yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Aleg Partai NasDem yang akrab disapa Tata Dhini itu tampak berinteraksi dengan warga, mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak yang meramaikan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa peran DPRD tidak terbatas pada kerja-kerja formal di ruang sidang.
“Berbaur bersama warga di Gebyar Ketupat desa, mengingatkan saya bahwa tugas kami di DPRD bukan hanya di ruang sidang, tapi di tengah kebersamaan dan tradisi masyarakat,” ujar Tata Dhini.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat di kedua desa yang dinilainya mencerminkan kuatnya nilai gotong royong.
“Terima kasih atas sambutan hangatnya — semangat gotong royong inilah yang menjadi energi kami untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Gebyar Ketupat sendiri merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan masyarakat sebagai bentuk syukur sekaligus mempererat silaturahmi. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara warga dan pemangku kebijakan.
Catatannya, interaksi yang terbangun dalam kegiatan semacam ini perlu ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan yang konkret, agar kehadiran wakil rakyat tidak berhenti pada simbol kebersamaan, tetapi berlanjut pada upaya menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Penulis: Lukman.



