Minggu, Agustus 31, 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Ini Tanggapan Kodam Cenderawasih Soal Gubernur dan DPRD Papua Minta Pasukan TNI-Polri Ditarik dari Nduga

by Lukman Polimengo
Desember 25, 2018
Reading Time: 1 min read
103 7
A A
0
Ilustrasi pasukan TNI. Foto: Lukman Polimengo

Ilustrasi pasukan TNI. Foto: Lukman Polimengo

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Baca juga

Ada Dugaan Pungli PIP di MTs Muhammadiyah Kabila, Orang Tua Dimintai Setoran

Ketua DPRD ke Mahasiswa: Jika Senin Gubernur Tak Hadir, Saya Ikut Demo


Gorontalo, mimoza.tv – Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri M Aidi mengungkapkan, kehadiran aparat gabungan TNI Polei di Kabupaten Ndunga, Papua adalah untukmelindungi rakyat dari kekejaman teroris Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), bukan untuk membunuh rakyat.
Hal tersebut diungkapkan Kapendam Cendrawasih ini, menyikapi adanya seruan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Ketua DPR Papia Yunus Wonda, serta pimpinan fraksi DPR Papua, Kamis (20/12/2018).
Dalam seruan itu Gubernur dan Ketua DPRD Papua meminta pasukan TNI Polri ditarik dari Ndunga. Pihak Kodam Cendrawasih Bingungyang sedang melaksanakan tugas pengamanan di Kabupaten Ndunga, pascaterjadinya tindakan pembantaian di puncak Kabo, Distrik Yigi,Kabupaten Ndunga, awal Desember lalu.
Kolonel Aidi melihat surat tersebut menunjukkan bahwa Gubernur dan Ketua DPR Papua tidak memahami tugas pokok dan fungsi sebagai pemimpin, pejabat, dan wakil rakyat.
Malah, Gubernur dan Ketua DPR Papua cenderung bersikap menentang kebijakan nasional.
“Kehadiran TNI-Polri di Nduga termasuk di daerah lain di seluruh wilayah NKRI adalah untuk mengemban tugas negara guna melindungi segenap rakyat dan seluruh tumpah darah Indonesia, kok Gubernur dan ketua DPR malah melarang kami bertugas?” tutur Aidi, berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Jumat (21/12/2018).
Hal itu sesuai UU 3/2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 67 yang berbunyi: Kewajiban kepala daerah dan wakil kepala daerah meliputi: khususnya poin; a. memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan UUD 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI. Lalu, pada poin f, melaksanakan program strategis nasional.
“Bukan membuat statement yang seakan-akan mejadi juru bicara gerombolan separatis dan menyudutkan peranan TNI-Polri dalam penegakan hukum,” ucap Aidi.
Untuk itu, Aidi menegaskan pihaknya tidak akan menarik pasukan dari Kabupatan Nduga.
“Justru apabila TNI-Polri tidak hadir padahal nyata-nyata di tempat tersebut telah terjadi pelanggaran hukum berat, maka patut disebut TNI-Polri atau negara telah melakukan tindakan pembiaran,” tegas Aidi.

Berita Terkait

Gambar hanya ilustrasi. Bukan gambar kejadian sebenarnya.

Ada Dugaan Pungli PIP di MTs Muhammadiyah Kabila, Orang Tua Dimintai Setoran

Agustus 30, 2025
Ribuan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang berunjuk rasa di Rumah Dinas Jabatan Gubernur, Jumat (29/8/2025). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Ketua DPRD ke Mahasiswa: Jika Senin Gubernur Tak Hadir, Saya Ikut Demo

Agustus 29, 2025
Arif Rahim

Kenaikan Gaji DPR RI dan Perjadin DPRD Gorontalo Disorot AMMPD: “Bentuk Pengkhianatan Terhadap Rakyat”

Agustus 29, 2025

Sapa Mahasiswa, Adhan: Sebaiknya Gubernur dan Ketua DPRD Terima Pendemo

Kalau Gubernur Tak Mau Temui Massa, Mahasiswa Ancam Segel Rudis

Fraksi NasDem Deprov Gorontalo Dinilai Mulai Terapkan Demokrasi Sejati

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Go to mobile version