Gorontalo, mimoza.tv – Kehadiran Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di kawasan Foodcourt Menara Limboto mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango Rakhmatiyah Deu, yang akrab disapa Kakak Tia.
Menurut politisi Partai NasDem dari daerah pemilihan Kabila dan sekitarnya itu, pengembangan kawasan kuliner halal merupakan langkah strategis untuk mendorong pelaku UMKM lokal naik kelas, sekaligus memperkuat identitas Gorontalo sebagai daerah yang ramah bagi wisatawan Muslim.
“Zona KHAS ini bukan sekadar tempat makan. Ini adalah ruang pembinaan bagi UMKM agar produknya memenuhi standar halal, aman, dan sehat. Ketika standar itu terpenuhi, maka daya saing pelaku usaha kita juga akan meningkat,” ujar Kakak Tia, Sabtu (14/3/2026).
Ia menilai kehadiran kawasan tersebut menunjukkan keseriusan berbagai pihak dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Gorontalo. Program ini sendiri merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan Bank Indonesia terhadap pelaku UMKM kuliner lokal.
Kakak Tia menjelaskan, Zona KHAS Menara Limboto merupakan kawasan kedua di Gorontalo yang dibina Bank Indonesia dengan melibatkan UMKM setempat. Sebelumnya, konsep serupa telah lebih dulu hadir di kawasan Danau Perintis.
“Zona KHAS pertama berada di Danau Perintis. Kawasan itu diprakarsai dan penataan infrastrukturnya dibiayai penuh oleh Pak Rachmat Gobel. Sekarang pengembangan kawasan kedua hadir di Menara Limboto, dan ini tentu menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM kita,” katanya.
Menurutnya, keberadaan kawasan kuliner yang tertata baik dan memiliki standar halal yang jelas akan memberi dampak ganda. Tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga bagi sektor pariwisata daerah.
Ia berharap Zona KHAS Menara Limboto dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga benar-benar menjadi pusat kuliner yang hidup, ramai dikunjungi, dan memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM.
“Kalau kawasan seperti ini dirawat dengan baik, bukan tidak mungkin ke depan bisa menjadi ikon wisata kuliner halal di Gorontalo,” pungkasnya.
Penulis: Lukman.



