Gorontalo, mimoza.tv – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIb Pohuwato bersama warga binaan sukses melakukan panen jagung di area perkebunan lapas pada Kamis (20/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan serta membekali warga binaan dengan keterampilan bertani.
Sebanyak 10 warga binaan yang tergabung dalam program ini didampingi langsung oleh petugas lapas. Kepala Lapas Pohuwato, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa pelatihan pertanian ini memberikan manfaat bagi warga binaan tidak hanya untuk mengisi waktu tetapi juga sebagai bekal keterampilan setelah bebas nanti.
“Kami ingin mereka memiliki keterampilan yang bisa diterapkan setelah keluar, sehingga dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Adi Wibowo.
Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Fery Utiarahman, menyebutkan bahwa program pertanian ini telah berjalan selama beberapa bulan dan menunjukkan hasil yang memuaskan.
“Kami terus berupaya menciptakan pembinaan berbasis kemandirian dan ketahanan pangan, selaras dengan program pemerintah dalam membangun masyarakat produktif,” jelas Fery.
Panen jagung ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan di Lapas Pohuwato, yang tidak hanya membentuk kemandirian warga binaan tetapi juga berkontribusi pada sektor pertanian.(rls/luk)