Sabtu, Februari 7, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Mahasiswa Desak Kejati Periksa Ketua DPRD Gorontalo soal Dugaan Tunjangan Mobil Dinas

by Lukman Polimengo
Februari 7, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Thomas Mopili. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Foto: Istimewa

Thomas Mopili. Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv — Pernyataan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, yang secara terbuka mengungkap dugaan praktik korupsi terkait tunjangan kendaraan dinas anggota DPRD, menuai respons kritis dari kalangan mahasiswa.

Arfan Ahmad, mahasiswa hukum di salah satu perguruan tinggi di Gorontalo, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo segera memanggil dan memeriksa Thomas Mopili. Menurutnya, langkah tersebut penting agar pernyataan yang disampaikan ke publik tidak berkembang menjadi spekulasi liar.

“Kalau Thomas berani mengungkap itu di media, maka Kejati juga harus berani memeriksa dia. Biar persoalannya jelas, ada apa sebenarnya dengan mobil dinas di DPRD Provinsi,” ujar Arfan, Jumat (6/2/2026).

Baca juga

‎Ekwan Ahmad Kembali Serap Aspirasi, Keluhan Sampah Mendominasi

Ekonomi Gorontalo Tumbuh 5,71 Persen, Industri Menguat tapi Pertanian Masih Dominan

Tak hanya Thomas, Arfan juga meminta Kejati memanggil anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Komisi I, Umar Karim. Ia menilai Umar kerap vokal menyampaikan isu-isu internal dewan di ruang publik.

“Umar Karim juga harus diperiksa. Bisa jadi dia memiliki banyak informasi soal mobil dinas tersebut,” tegasnya.

Desakan serupa juga disampaikan Ariato Kosasi, mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Gorontalo. Ia menilai pernyataan Ketua DPRD merupakan sinyal serius yang tidak boleh berhenti sebatas wacana.

“Pernyataan Ketua DPRD ini tidak bisa dianggap angin lalu. Kalau benar ada penyimpangan, maka aparat penegak hukum wajib menindaklanjuti secara serius dan transparan,” kata Ariato.

Menurut Ariato, publik berhak mendapatkan kejelasan, bukan sekadar perdebatan di media.

“Jangan sampai pernyataan ini justru melemahkan kepercayaan publik karena tidak ditindaklanjuti. Kejati harus hadir untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Jusuf Doholio, mahasiswa dari perguruan tinggi swasta lainnya di Kota Gorontalo, menilai polemik ini seharusnya menjadi momentum bersih-bersih di internal DPRD.

“Kalau pejabat setingkat Ketua DPRD sendiri sudah menyebut ada korupsi, maka itu alarm keras. Jangan berhenti pada satu orang, semua pihak yang terkait harus diperiksa,” tegas Jusuf.

Jusuf juga menyinggung isu lain yang dinilai perlu dikaji aparat penegak hukum, termasuk polemik jatah tenaga honorer di lingkungan DPRD Provinsi Gorontalo yang sempat mencuat ke publik.

“Isu tenaga honorer ini juga pernah ramai. Kejati seharusnya mengorek keterangan dari para anggota dewan agar tidak ada lagi isu setengah-setengah yang membingungkan masyarakat,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, mengungkap dugaan penyimpangan tunjangan kendaraan dinas dalam kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (4/2/2026).

Di kutip dari media online, Anteronesia.id, pernyataan tersebut terekam dalam video reses yang diterima redaksi. Dalam rekaman itu, Thomas menjelaskan bahwa setiap anggota DPRD menerima tunjangan kendaraan dinas dengan ketentuan spesifikasi tertentu, termasuk kapasitas mesin 2.500 cc.

Namun, menurut Thomas, dalam praktiknya terdapat anggota DPRD yang menggunakan kendaraan dengan spesifikasi di bawah ketentuan, tetapi tetap menerima tunjangan penuh.

“Kami diberi tunjangan kendaraan dinas. Kendaraan dinas anggota DPRD itu cc-nya 2.500. Kalau ada anggota DPRD pakai Avanza 1.000 cc, berarti dia korupsi 1.500 cc. Satu cc itu nilainya Rp6.000. Kalau 1.000 cc berarti Rp6 juta. Tapi yang diterima Rp15 juta. Itu korupsi atau tidak? Korupsi,” ujar Thomas dalam video tersebut.

Ia menilai ketidaksesuaian antara spesifikasi kendaraan dan besaran tunjangan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara serta mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Penulis: Lukman.

Berita Terkait

Oplus_131072

‎Ekwan Ahmad Kembali Serap Aspirasi, Keluhan Sampah Mendominasi

Februari 6, 2026

Ekonomi Gorontalo Tumbuh 5,71 Persen, Industri Menguat tapi Pertanian Masih Dominan

Februari 5, 2026
Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dr. Wathekhi, S.Si, saat menyampaikan rilis pertumbuhan ekonomi Gorontalo. Foto: Lukman/mimoza.tv.

Ekonomi Gorontalo 2025 Tumbuh 5,71 Persen, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Februari 5, 2026

Kejati Gorontalo Tunggu LHP BPKP soal Perjadis Kota Gorontalo, Penanganan Perkara Masuk Fase Krusial

Dugaan Korupsi DPRD Disorot, Umar Karim Desak Kejati Gorontalo Bertindak

TPID–TP2DD Gorontalo Perkuat Kendali Inflasi dan Digitalisasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version