Boalemo, mimoza.tv – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo kembali menggelar Ramadhan Fair yang telah memasuki pelaksanaan ke-6 pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Tahun ini, kegiatan dipusatkan di Masjid Agung Baiturrahmah, Kabupaten Boalemo, dan disambut antusias ribuan masyarakat.
Ramadhan Fair merupakan agenda rutin tahunan MUI yang digelar setiap bulan suci Ramadan. Untuk pelaksanaan tahun ini, MUI melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat menetapkan Boalemo sebagai lokasi kegiatan dengan berbagai program sosial dan ekonomi yang menyasar langsung masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peringatan Nuzulul Qur’an pada malam 17 Ramadan, yang menghadirkan salah satu pengurus MUI Provinsi Gorontalo, Dr. H. Hamdan Ladiku, M.HI. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan sembako dari BAZNAS Boalemo kepada anak-anak yatim piatu.
Puncak kegiatan Ramadhan Fair digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026, bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H.









Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Provinsi Gorontalo, Dr. Sofhian, menjelaskan bahwa Ramadhan Fair tahun ini menghadirkan berbagai program bantuan dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
“Beberapa kegiatan yang kami laksanakan antara lain pembagian 1.517 paket sembako dari MUI Provinsi Gorontalo, kemudian pasar murah bersubsidi sebanyak 1.000 paket dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, serta 500 paket sembako dari TP PKK Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan sosial lain seperti pemeriksaan kesehatan gratis oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Boalemo, penjualan pakaian baru maupun layak pakai dari MUI dan komunitas Gorontalo Baik Indonesia, hingga layanan terapi kesehatan dari Olylife.
Kegiatan Ramadhan Fair ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Hj. Ida Syahidah Rusli Habibie, MH.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua MUI Provinsi Gorontalo, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, perwakilan Bank Indonesia, serta sejumlah lembaga perbankan seperti BNI, BRI, dan Bank SulutGo. Hadir pula Wakil Bupati Boalemo, TP PKK Kabupaten Boalemo, IDI Boalemo, serta para donatur dan co-host kegiatan.
Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut karena dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu mengurangi beban pengeluaran selama Ramadan.
Selain itu, kegiatan pasar murah juga dinilai berkontribusi dalam menekan laju inflasi daerah, terutama pada komoditas kebutuhan pokok yang biasanya mengalami kenaikan harga selama bulan puasa.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia juga memanfaatkan momentum Ramadhan Fair untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan QRIS serta pemahaman dasar mengenai kebanksentralan.
Ramadhan Fair yang berlangsung di kawasan Masjid Agung Baiturrahmah itu pun dipadati masyarakat. Ribuan warga tampak memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia, mulai dari pasar murah, pembagian bantuan sembako, hingga layanan kesehatan gratis. (rls/luk)



