Minggu, Agustus 31, 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Sedang Asyik Bikin Lapak, Pria Di Kelurahan Biawu Kena Bacok

by Lukman Polimengo
Mei 24, 2019
Reading Time: 2 mins read
110 2
A A
0
Ilustrasi Penganiayaan

Ilustrasi Penganiayaan

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter


Gorontalo, mimoza.tv – Suasana kompleks pasar Setya Praja, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Kamis (23/5/2019) dinihari mendadak heboh. Pakri Mohamad yang tak lain warga setempat di bacok orang tak di kenal takkala sedang mengerjakan pembuatan lapak untuk jualan. Akibatnya, pria 37 tahun itu mengalami luka di bagian tubuhnya.

Informasi yang di himpun, hingga saat ini aparat kepolisian terus mencari apa motif pembacokan tersebut.

Dilansir dari gopos.id, peristiwa pembacokan bermula ketika Pakri sedang bekerja mempersiapkan lapak pasar senggol di kompleks Pasar Setya Praja. Tepatnya di perempatan Jl. MT Haryono, kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Baca juga

Ada Dugaan Pungli PIP di MTs Muhammadiyah Kabila, Orang Tua Dimintai Setoran

Ketua DPRD ke Mahasiswa: Jika Senin Gubernur Tak Hadir, Saya Ikut Demo

Saat sedang asyik bekerja bersama beberapa orang, tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal. Diperkirakan kelompok tersebut berjumlah lebih kurang 25 orang. Awalnya, tidak ada gelagat mencurigakan atas kedatangan kelompok tak dikenal itu. Pakri yang saat itu sedang bekerja masih sempat bertegur sapa dengan beberapa anggota kelompok tak dikenal itu. Bahkan sempat becanda.

Menurut Pakri, dirinya dan kelompok orang tak dikenal itu sempat membicarakan mengenai lampu penerangan di pasar Senggol.

“Bro Aman ?, Aman. Tiba-tiba salah seorang dari sekelompok tersebut langsung melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam (sajam). Habis itu langsung melarikan diri,” ungkap korban.

Mendapat serangan tiba-tiba, Pakri sempat berupaya menghindar. Namun serangan menggunakan sajam itu sempat mengenai bagian jari kanan, dahi dan kaki. Saat itu pula, Pakri langsung dibawa ke Puskesmas Kelurahan Limba, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Beberapa saat kemudian, korban dirujuk ke RS Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo.

Kabag OPS Polres Gorontalo Kota AKP Lufti Amir,SH,SIK ketika dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Dirinya menjelaskan, sebelumnya antara si korban dan kelompok sempat terjadi percakapan mengenai lampu penerangan. Namun selang beberapa saat kemudian salah satu anggota dari kelompok itu langsung menyerang dengan senjata tajam. Akibatnya korban mengalami sayatan di bagian jari tengah kanan, sayatan di bagian kaki  dan dahi.
“Kami masih mendalami motif pelaku penganiayaan yang menggunakan senjata tajam,”  ujar AKP Lutfi Amir.

Menurut AKP Lutfi Amir, Polres Gorontalo Kota juga telah mengambil langkah-langkah antisipasi agar persoalan tersebut tidak berkelanjutan.

“Kami melakukan patroli oleh beberapa anggota piket dan buser, guna mengantisipasi terjadinya aksi balas dendam antar kedua kelompok pasca kejadian,” terang AKP Lufti Amir.(luk)

Berita Terkait

Gambar hanya ilustrasi. Bukan gambar kejadian sebenarnya.

Ada Dugaan Pungli PIP di MTs Muhammadiyah Kabila, Orang Tua Dimintai Setoran

Agustus 30, 2025
Ribuan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang berunjuk rasa di Rumah Dinas Jabatan Gubernur, Jumat (29/8/2025). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Ketua DPRD ke Mahasiswa: Jika Senin Gubernur Tak Hadir, Saya Ikut Demo

Agustus 29, 2025
Arif Rahim

Kenaikan Gaji DPR RI dan Perjadin DPRD Gorontalo Disorot AMMPD: “Bentuk Pengkhianatan Terhadap Rakyat”

Agustus 29, 2025

Sapa Mahasiswa, Adhan: Sebaiknya Gubernur dan Ketua DPRD Terima Pendemo

Kalau Gubernur Tak Mau Temui Massa, Mahasiswa Ancam Segel Rudis

Fraksi NasDem Deprov Gorontalo Dinilai Mulai Terapkan Demokrasi Sejati

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Go to mobile version