Bone Bolango, mimoza.tv – Ramadan kembali menjadi ruang berbagi bagi Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kejaksaan Negeri Bone Bolango. Melalui kegiatan sosial, organisasi para istri jaksa itu turun langsung menyapa masyarakat dengan membagikan ratusan paket takjil gratis.
Kegiatan bagi-bagi takjil tersebut digelar di kawasan Tugu Center Poin Bone Bolango, Jumat (6/3/2026), dengan melibatkan pengurus PIA IAD Wilayah Kejari Bone Bolango. Dalam waktu singkat, sebanyak 150 bingkisan takjil habis dibagikan kepada para pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.



Kegiatan ini juga turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, S.H., M.H., bersama para pegawai di lingkungan Kejari Bone Bolango, yang ikut ambil bagian dalam pembagian takjil kepada masyarakat.
Ketua IAD Wilayah Kejari Bone Bolango, Dina Feddy Hantyo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja rutin organisasi yang setiap tahun digelar selama bulan Ramadan.
“Kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan program kerja IAD Kejari Bone Bolango yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan,” ujar Dina.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana memperkenalkan peran IAD kepada masyarakat.
“Dasarnya adalah program sosial. Kami juga ingin memperkenalkan kegiatan-kegiatan IAD kepada masyarakat, bahwa kami hadir dan ada untuk masyarakat,” katanya.
Dina menambahkan, sebagai organisasi yang beranggotakan para istri jaksa, IAD memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral kepada para suami yang menjalankan tugas di institusi kejaksaan.
“Sebagai pendamping dari bapak-bapak jaksa, kegiatan seperti ini juga merupakan bentuk dukungan kami, terutama dalam kegiatan-kegiatan sosial,” tuturnya.
Ikatan Adhyaksa Dharmakarini sendiri merupakan organisasi yang menghimpun para istri pegawai kejaksaan di seluruh Indonesia. Selain mempererat silaturahmi internal, organisasi ini juga aktif menjalankan berbagai program sosial, pendidikan, hingga kegiatan kemasyarakatan.
Di banyak daerah, program IAD tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga menyentuh berbagai sektor, seperti bakti sosial, bantuan bagi masyarakat kurang mampu, kegiatan keagamaan, pembinaan keluarga, hingga pemberdayaan perempuan.
Di Bone Bolango, kegiatan berbagi takjil tersebut menjadi salah satu cara sederhana untuk menebar kebaikan di bulan suci, sekaligus mempererat hubungan antara keluarga besar kejaksaan dengan masyarakat.
Momentum itu pula yang memperlihatkan bahwa di balik tugas-tugas penegakan hukum yang dijalankan para jaksa, ada dukungan keluarga yang turut bergerak melalui kegiatan sosial—hadir lebih dekat, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Penulis: Lukman.



