Gorontalo, mimoza.tv – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Gorontalo sukses menyelenggarakan Rapat Pleno I tahun 2026 yang bertempat di Zarona Cafe, Kota Gorontalo, pada Ahad (1/3/2026).
Pertemuan strategis ini difokuskan pada pembahasan detail program kerja tahunan untuk masing-masing bidang kegiatan. Mengingat pelaksanaan rapat bertepatan dengan suasana menjelang bulan suci Ramadan, agenda ini pun dirangkaikan dengan acara Buka Puasa Bersama (Bukber) sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar pengurus.
Dalam rapat tersebut, tiap bidang memaparkan proyeksi kegiatan yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi kreatif, serta aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat Gorontalo.
Ketua DPW Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Gorontalo, Rakhmatiyah Deu, menekankan pentingnya sinkronisasi antara visi organisasi dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Rapat Pleno I ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan fondasi kita untuk bergerak setahun ke depan. Saya ingin setiap bidang tidak hanya membuat program di atas kertas, tapi harus benar-benar menyentuh akar rumput dan dirasakan manfaatnya oleh perempuan-perempuan di Gorontalo,” ujar Rakhmatiyah.
Beliau juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Lewat momentum buka puasa bersama ini, kita perkuat lagi ikatan emosional kita. Srikandi Pemuda Pancasila harus solid, cerdas, dan militan dalam mengawal program-program yang telah kita susun bersama hari ini,” pungkasnya.
Suasana KekeluargaanAcara yang berlangsung hangat di Zarona Cafe tersebut ditutup dengan diskusi santai dan doa bersama. Kehadiran para pengurus dari berbagai biro menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyongsong agenda organisasi di tahun 2026.
Dengan tuntasnya Rapat Pleno I ini, DPW Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Gorontalo siap tancap gas merealisasikan program-program kerja yang inovatif dan inklusif bagi kemajuan daerah.
Penulis: Lukman.



