Rabu, November 4, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Astaga! Pembunuhan Di Mongolato Salah Sasaran

by Lukman
Agustus 15, 2019
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi pembunuhan

Ilustrasi pembunuhan

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Motif balas dendam pembunuhan yang yang dilakukan oleh RA (30), AT (33) bersama empat tersangka lainnya terhadap Reykel Hanafi (23), dibantah oleh keluarga korban. Bahkan pihak keluarga korban menyebut Reykel adalah korban salah sasaran.

Amad Mayulu (20),  yang merupakan sepupu almarhum Reykel mengungkapkan, saat itu dirinya masih bersama-sama dengan korban sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. Menurutnya, korban tidak mengetahui adanya permasalahan awal sebelum peristiwa itu terjadi. Dirinya membantah kalau korban sempat memukul adik dari salah satu pelaku.

“Tidak benar korban sebelumnya memukul adik dari pelaku,” tegas Amad Mayulu, dilansir dari Read.id

Amad menceritakan, pada hari Selasa (13/8/2019) dini hari itu, korban hanya berniat mendatangi halte yang berada di depan Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Telaga untuk berkumpul bersama teman-temannya.

”Almarhum adalah korban salah sasaran dari pelaku. Tidak ada itu kejadian korban memukul adik pelaku. Karena memang Almarhum ini tidak ada masalah dengan pelaku,” terang Amad, Kamis (15/8).

Dia menambahkan, saat korban berada di halte, tiba-tiba datang segerombolan orang mengendarai motor berhenti di depan halte dan langsung mengeroyok korban. Melihat korban sudah bersimbah darah, dirinya dan warga setempat langsung membawa ke Puskesmas.

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) AKP Islami Kukuh mengatakan, motif sementara yang diungkap dari pelaku pembunuhan tersebut adalah balas dendam. Salah satu pelaku mengaku karena adiknya dipukul. Namun untuk mengungkapkan motif sebenarnya, Islami Kukuh mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi yang berada di TKP.

Sebelumnya Reykel Hanafi dikeroyok hingga tewas pada selasa dini hari (13/8). Dirinya dianiaya enam orang pelaku dan mengalami luka tusukan senjata tajam di bagian leher dan perut.

Pada kasus pembunuhan tersebut, sudah ada tiga pelaku yang diamankan oleh Polres Gorontalo, yaitu masing-masing RA(30), warga Desa Bunggalo Kecamatan Talaga Jaya, dan AT (33), warga Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo. Dua pelaku itu ditangkap, Selasa (13/8), setelah bersembunyi di salah satu kos-kosan di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur. Satu pelaku lainnya berinisial RD (21) warga Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya sudah diamankan setelah menyerahkan diri.(luk)

Tags: GorontaloPEMBUNUHAN

Berita Terkait

40 Lokasi Disurvei, Gorontalo Bidik Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Oktober 30, 2026
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo akhirnya menahan Hamka Hendra Noer, mantan Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Command Center Video Wall di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2022, Jumat (30/10/2026). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Kejati Gorontalo Tahan Hamka Hendra Noer, Penyidik Ungkap Dugaan Aliran Rp1,1 Miliar

Oktober 30, 2026
kelurahan moodu juara 1 lomba kelurahan tk kota gorontalo. (Foto/Istimewa)

Ukir Prestasi Nasional, Kelurahan Moodu Gorontalo Bakal Terima Penghargaan Kemendagri

Oktober 30, 2026

Susanto Liputo: Pemuda Gorontalo Harus Jadi Penggerak Perubahan

Honda ICON e: Sekali Cas Diklaim Tempuh 53 Kilometer, Ini Spesifikasi dan Harganya

Peduli Dampak Karhutla, Pemerhati Lingkungan Nata Buana Lestari Gorontalo Bagikan Masker Gratis

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2026 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo | Powered by E-Scape Creative

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2026 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo | Powered by E-Scape Creative

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version