Rabu, Maret 25, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Soal Pemberitaan Korupsi, Warga: Pendukung Tidak Perlu Baper, Itulah Sanksi Sosial

by Lukman Polimengo
Oktober 8, 2024
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi dugaan korupsi dana hibah. Foto : Istimewa.

Ilustrasi dugaan korupsi dana hibah. Foto : Istimewa.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Menanggapi pemberitaan yang mengangkat isu pentingnya tidak memilih pemimpin dengan latar belakang mantan napi korupsi, Sulaiman Abas, warga Bulango Utara, mengimbau agar para pendukung calon kepala daerah di Gorontalo tidak bereaksi berlebihan atau “baperan” (bawa perasaan).

Menurut Sulaiman, dinamika pemberitaan ini adalah hal yang wajar dan seharusnya dilihat sebagai refleksi dari realitas, bukan sekadar isu. “Itu bagian dari dinamika. Apalagi, ini bukan hanya isu semata, melainkan kenyataan yang sudah terjadi,” ujar Sulaiman dalam wawancara pada Ahad (6-10-2024).

Sulaiman, yang kini tengah menyelesaikan studi S3 di bidang hukum di Jakarta, menjelaskan bahwa selain menjalani sanksi hukum, mantan napi korupsi biasanya menghadapi sanksi sosial dari masyarakat.

Baca juga

25 Tahun Provinsi: Mengapa Pemimpin di Gorontalo Cepat Dilupakan, Bahkan Saat Masih Berkuasa?

TPK Anjlok, Pariwisata Gorontalo Masih Sekadar “Singgah”, Belum Jadi Tujuan Tinggal

“Sanksi sosial adalah reaksi atau hukuman dari masyarakat kepada mereka yang melanggar norma, termasuk korupsi. Sifatnya informal dan diberikan langsung oleh lingkungan sekitar. Jadi, tidak perlu bereaksi berlebihan terhadap pemberitaan itu,” kata Sulaiman.

Sulaiman menjelaskan bahwa sanksi sosial ini dapat berupa pengucilan, hilangnya rasa hormat, serta kepercayaan dari masyarakat.

“Saya pikir bukan hanya di Gorontalo, di daerah lain juga begitu. Mantan koruptor seringkali dijauhi atau ditolak dalam pergaulan sosial dan profesional, karena dianggap tidak berintegritas,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa mantan koruptor kerap menjadi bahan pembicaraan negatif, baik secara langsung maupun melalui media sosial. “Mereka sering dihujat atau dikritik secara terbuka sebagai bentuk ketidaksukaan masyarakat atas perbuatan mereka. Bahkan dalam kegiatan ekonomi pun, sulit bagi mereka mendapat dukungan bisnis karena reputasi yang buruk,” katanya.

Zainal Kasim, warga Tilongkabila mengungkapkan hal yang sama. Ia menilai, sanksi sosial kepada koruptor memiliki tujuan untuk memberikan efek jera dan menyadarkan pelaku akan kesalahannya, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran serupa.

Penulis: Lukman.

Berita Terkait

Dr. Funco Tanipu., ST., M.A 
(Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo)

25 Tahun Provinsi: Mengapa Pemimpin di Gorontalo Cepat Dilupakan, Bahkan Saat Masih Berkuasa?

Maret 25, 2026
Ilustrasi TPK hotel Januari 2026. Foto: Lukman/mimoza.tv

TPK Anjlok, Pariwisata Gorontalo Masih Sekadar “Singgah”, Belum Jadi Tujuan Tinggal

Maret 24, 2026
Ilustrasi Nilai Tukar POetani Gorontalo. Foto: Lukman/mimoza.tv.

NTP Gorontalo Melejit Tertinggi di Indonesia Timur, Petani Mulai “Bernapas” di Awal 2026

Maret 24, 2026

Safari Ramadan RG: Dari Meja Pembangunan hingga Paket Sembako untuk Warga

Bang Napi” di Lapas Gorontalo Terima Zakat, Bukan Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Pulang

RG Salurkan 15 Ribu Paket Sembako Ramadan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version