Rabu, Mei 20, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Efek Domino TPAK Perempuan yang Rendah terhadap Kelahiran di Gorontalo

by Lukman
Mei 20, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Gambar ilustrasi Efek Domino TPAK Perempuan yang Rendah terhadap Kelahiran di Gorontalo.

Gambar ilustrasi Efek Domino TPAK Perempuan yang Rendah terhadap Kelahiran di Gorontalo.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv — Tren penurunan angka kelahiran di Provinsi Gorontalo kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai isu kesehatan reproduksi biasa. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo melalui rilis Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 menguak adanya korelasi kuat antara struktur ketenagakerjaan daerah dengan melambatnya pertumbuhan populasi secara makro.

Hulu dari persoalan ini ditengarai akibat masih timpangnya serapan pasar kerja lokal terhadap perempuan, yang tecermin dari rendahnya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan di Gorontalo.

Kesenjangan Pasar Kerja Jender Berdasarkan indikator ketenagakerjaan terbaru, terdapat jurang pemisah yang sangat lebar antara partisipasi kerja laki-laki dan perempuan di Gorontalo. TPAK laki-laki tercatat mendominasi secara mutlak di angka 84,33 persen, sementara TPAK perempuan tertinggal jauh di angka 52,80 persen.

Baca juga

Apa Itu Perlambatan Kelahiran?

Lewat Program JADAS, Kejari Bone Bolango Serahkan Aset Daerah Senilai Rp1,67 Miliar

Angka ini mengindikasikan bahwa hampir separuh (47,20 persen) perempuan usia produktif di Gorontalo berada di luar pasar kerja formal—sebagian besar terjebak pada sektor domestik nirpendapatan atau kesulitan mendapatkan akses pekerjaan yang inklusif dan ramah perempuan di daerahnya sendiri.

Minimnya peluang ekonomi lokal ini memicu efek domino yang sistemik. Bagi kelompok perempuan usia produktif yang memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi atau tuntutan ekonomi mendesak, keterbatasan ini memaksa mereka mengambil keputusan rasional: keluar dari Gorontalo demi mencari penghidupan yang layak di daerah lain atau bahkan ke luar negeri.

Migrasi Keluar dan Menyusutnya Angka TFR Hipotesis ini diperkuat oleh data SUPAS 2025 yang mencatat bahwa kantong-kantong populasi utama, seperti Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo, mengalami fenomena Migrasi Neto Risen Negatif. Artinya, jumlah penduduk usia produktif yang angkat kaki meninggalkan Gorontalo jauh lebih banyak ketimbang mereka yang datang menetap.

Konsekuensi sosiologis dari eksodus atau migrasi keluar ini langsung memukul “mesin” reproduksi daerah. Perempuan yang bermigrasi berada pada rentang usia subur sekaligus usia reproduksi ideal. Ketika mereka berpindah ke perantauan, fokus terhadap kemandirian ekonomi dan kontrak kerja sering kali memaksa mereka melakukan penundaan usia pernikahan (delayed marriage) atau menunda kehamilan.

Dampaknya terlihat nyata pada angka Total Fertility Rate (TFR) Provinsi Gorontalo yang terus merosot tajam dari tahun ke tahun:

Tahun 2010: TFR tercatat sebesar 2,76

Long Form SP2020: TFR menyusut ke angka 2,30

SUPAS 2025: TFR kembali turun ke angka 2,24 anak per perempuan.

Penurunan TFR tercepat dan terdalam secara spasial justru terjadi di wilayah perkotaan (Kota Gorontalo), tempat di mana ekspektasi perempuan untuk bekerja dan mengenyam pendidikan tinggi berada di level paling maksimal, namun tidak diimbangi oleh ketersediaan lapangan kerja domestik yang memadai.

Piramida yang Mengempis dan Ancaman Masa Depan Penyusutan angka kelahiran yang dipicu oleh rantai migrasi ekonomi ini kini mengubah wajah demografi Gorontalo secara drastis. Visualisasi Struktur Umur Penduduk hasil SUPAS 2025 menunjukkan perubahan tipe Piramida Penduduk Gorontalo menjadi Konstriktif (Tua). Bagian bawah piramida (kelompok usia anak-anak 0–9 tahun) terlihat kian menyempit karena pasokan bayi baru lahir yang terus berkurang.

Sebaliknya, bagian puncak piramida justru menebal. Provinsi Gorontalo kini resmi menapakkan kaki di fase Ageing Population (penuaan penduduk), di mana proporsi penduduk lanjut usia (60 tahun ke atas) telah melesat hingga menyentuh angka 10,48 persen.

Jika ketimpangan lapangan kerja bagi perempuan ini terus dibiarkan tanpa adanya intervensi kebijakan yang inklusif, Gorontalo diproyeksikan akan menghadapi defisit angkatan kerja lokal di masa depan. Daerah ini berisiko menua sebelum sempat menikmati puncak bonus demografi yang matang.

Penulis: Lukman

Berita Terkait

Apa Itu Perlambatan Kelahiran?

Mei 20, 2026

Lewat Program JADAS, Kejari Bone Bolango Serahkan Aset Daerah Senilai Rp1,67 Miliar

Mei 20, 2026

Tingkatkan Kesehatan dan Kebugaran Pegawai, Lapas Gorontalo Gelar Medical Check Up Gratis

Mei 20, 2026

Gorontalo Mengarah ke Perlambatan Kelahiran dan Penuaan Penduduk

Gobel Minta Pemerintah Lindungi Pasar Dalam Negeri, Soroti Banjir Impor Elektronik

Pimred Barakati.id Kecam Dugaan Intimidasi Oleh Oknum Petugas Saat Liputan Tambang

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version