GORONTALO, mimoza.tv – Persiapan pelaksanaan Temu Jurnalis 2026 mulai dimatangkan oleh lintas organisasi pers di Gorontalo. Salah satu langkah yang dilakukan panitia yakni membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk jajaran Kepolisian Daerah Gorontalo.
Panitia Temu Jurnalis bersama perwakilan organisasi perusahaan pers dan profesi wartawan melakukan audiensi dengan Irjen Pol Widodo di Mapolda Gorontalo, Kamis (21/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, panitia memaparkan konsep kegiatan Temu Jurnalis yang akan dirangkaikan dengan workshop jurnalistik bagi pelajar dan mahasiswa.
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Gorontalo, Melki Gani, mengatakan kegiatan itu dirancang sebagai ruang belajar sekaligus penguatan literasi media di tengah perkembangan arus informasi digital.
“Kegiatannya berupa temu jurnalis yang dikemas dalam bentuk workshop. Pesertanya nanti siswa dan mahasiswa,” ujar Melki dalam audiensi tersebut.
Rencana itu mendapat respons positif dari Kapolda Gorontalo. Setelah mendengarkan pemaparan panitia, Irjen Pol Widodo menyatakan siap mendukung pelaksanaan kegiatan selama membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Oke sip, aman. Pasti saya bantu selama kegiatan itu positif,” kata Widodo.
Audiensi berlangsung dalam suasana santai dan penuh dialog. Selain membahas konsep kegiatan, pertemuan juga menjadi ruang diskusi ringan mengenai perkembangan informasi dan berbagai persoalan sosial yang berkembang di Gorontalo.
Kapolda bahkan mengaku senang dapat bertemu langsung dengan pimpinan organisasi media di daerah.
“Saya senang sekali bisa bertemu langsung dengan rekan-rekan sekalian. Kalau mau saling kenal, sering-sering dong kita ketemu,” ujarnya disambut tawa peserta audiensi.
Temu Jurnalis 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Juni 2026 di Wombohe Jurnalis, Jalan Taman Hiburan II, Kota Gorontalo.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi lintas organisasi perusahaan pers dan profesi wartawan di Gorontalo, di antaranya Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).
Ketua Panitia Temu Jurnalis, Lukman Polimengo, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menyasar insan pers, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi pelajar dan mahasiswa.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama, terutama dalam membangun pemahaman tentang etika jurnalistik, literasi digital, dan tanggung jawab sosial media,” ujarnya.
Panitia menargetkan sekitar 100 peserta dari kalangan wartawan, mahasiswa, dan pelajar di Gorontalo.
Di tengah tantangan media digital yang semakin kompleks, Temu Jurnalis diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga ruang konsolidasi dan penguatan kapasitas insan pers di daerah. (rls/luk)



