Selasa, Mei 26, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Cuaca Makkah Tembus 45 Derajat, Jemaah Haji Diminta Waspadai Dehidrasi Saat Wukuf

by Lukman
Mei 26, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Gelombang panas mulai menjadi tantangan serius bagi jemaah haji Indonesia menjelang puncak ibadah haji di Makkah. Suhu udara pada Senin (25/5/2026) dilaporkan dapat menembus 43 hingga 45 derajat Celsius saat ribuan jemaah bergerak menuju Arafah untuk menjalani wukuf.

Data Early Warning System (EWS) Kementerian Haji dan Umrah yang mengacu pada AccuWeather mencatat suhu pagi hari berada di kisaran 29 derajat Celsius, kemudian melonjak hingga 43 derajat pada siang hari.

Sementara otoritas meteorologi Arab Saudi atau National Center for Meteorology (NCM) bahkan memprediksi suhu maksimum dapat mencapai 45 derajat Celsius.

Baca juga

Ruang Redaksi, AI, dan Hilangnya Kebiasaan Bertabayun

Gelombang Jemaah Haji Indonesia Bergerak ke Arafah, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Armuzna

Kondisi tersebut membuat risiko dehidrasi dan kelelahan panas meningkat, terutama bagi jemaah lanjut usia serta mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Dikutip dari Bisnis.com, kelembaban udara di Makkah pada hari ini tercatat hanya sekitar 28 persen. Udara kering dengan kecepatan angin relatif rendah membuat panas terasa lebih menyengat di permukaan.

Situasi itu menjadi perhatian serius petugas haji karena jutaan jemaah dari berbagai negara akan berkumpul di kawasan Arafah dalam waktu hampir bersamaan.

Berdasarkan pantauan tim Media Center Haji (MCH), suhu di kawasan Arafah pada siang hari juga berada di kisaran 43 derajat Celsius. Para petugas terlihat mulai mengarahkan jemaah menuju tenda masing-masing untuk beristirahat sebelum pelaksanaan wukuf.

Di tengah cuaca ekstrem tersebut, jemaah diimbau tidak memaksakan aktivitas di luar tenda apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

Pemerintah meminta jemaah memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti masker, payung, kacamata hitam, serta alas kaki guna mengurangi paparan panas langsung.

Jemaah juga dianjurkan minum air secara rutin tanpa menunggu rasa haus muncul. Dalam kondisi cuaca panas kering, tubuh dapat kehilangan cairan lebih cepat tanpa disadari.

Selain itu, petugas kesehatan menyarankan jemaah menyemprotkan air ke wajah dan bagian tubuh yang terpapar matahari untuk membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Puncak ibadah haji tahun ini diperkirakan berlangsung dalam kondisi cuaca yang lebih berat dibanding beberapa musim sebelumnya. Karena itu, kesiapan fisik jemaah dinilai menjadi faktor penting agar rangkaian ibadah dapat dijalani dengan aman dan lancar.

Di balik padatnya lautan manusia menuju Arafah, ancaman terbesar bukan hanya kelelahan perjalanan, tetapi juga cuaca ekstrem yang dapat menguras kondisi tubuh dalam waktu singkat.

Penulis: Lukman

Berita Terkait

Ruang Redaksi, AI, dan Hilangnya Kebiasaan Bertabayun

Mei 26, 2026

Gelombang Jemaah Haji Indonesia Bergerak ke Arafah, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Armuzna

Mei 26, 2026
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo terus bergerak memastikan kualitas informasi di "Bumi Serambi Madinah". Melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Sinergi Stakeholder untuk Penyiaran yang Sehat dan Berkualitas", KPID menghimpun seluruh elemen penting penyiaran di Aula LPP RRI Gorontalo, Senin (25/5/2026).

KPID Gorontalo Perkuat Sinergi Stakeholder, Kawal Penyiaran Sehat di Era Digital

Mei 25, 2026

Dewan Pers Sentil Fenomena “WARLES”, Wartawan Rasa Aktivis

Pemkot Gorontalo Salurkan Hewan Kurban ke Lapas, Warga Binaan Ikut Rasakan Semangat Iduladha

Dulu Cuma Recehan, Kini Diburu Kolektor: Harga Koin Kuno Ada yang Tembus Ratusan Juta

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version