GORONTALO, mimoza.tv – Pendidikan calon perwira Polri tidak berhenti pada ruang kelas, latihan, maupun penguasaan kemampuan teknis kepolisian. Ada satu hal yang tak kalah penting: kepekaan membaca persoalan masyarakat dan keberanian untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Nilai itulah yang coba ditunjukkan Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Polda Gorontalo melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di wilayah Depok, Kelapa Dua, tepatnya di sekitar Mako Korps Brimob, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Siswa SIP Deddy Sunandar Izaak, Nosis 0633, bersama 10 personel asal Polda Gorontalo.
Sekilas, kegiatan ini terlihat sederhana: datang, bertemu warga, lalu menyalurkan bantuan. Namun, jika dilihat lebih jauh, kegiatan tersebut menyentuh persoalan yang lebih besar dalam pendidikan seorang calon perwira, yakni untuk siapa kewenangan dan kepemimpinan Polri nantinya dijalankan.
Deddy Sunandar Izaak mengatakan, bansos tersebut merupakan inisiatif bersama Siswa SIP Angkatan 56 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Bantuan sosial ini merupakan inisiatif dari Siswa SIP Angkatan 56 sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar Deddy.
Karena itu, kegiatan sosial seperti yang dilakukan Siswa SIP Angkatan 56 Polda Gorontalo dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Para calon perwira belajar bahwa masyarakat bukan sekadar objek pelayanan, melainkan bagian utama dari pengabdian kepolisian.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga.
Kehadiran Siswa SIP Angkatan 56 Polda Gorontalo di Depok menjadi gambaran bahwa semangat pengabdian tidak dibatasi oleh wilayah asal maupun tempat pendidikan.
Meski masih berstatus siswa, mereka mencoba membangun interaksi langsung dengan masyarakat melalui aksi sosial.
Deddy menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui kepedulian dan kehadiran langsung di tengah masyarakat,” pungkasnya. (rls)



