GORONTALO UTARA, mimoza.tv – Desa Dunu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, memiliki potensi alam yang terus dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Melalui program PLN Peduli, hasil kebun dan laut masyarakat diolah menjadi produk UMK yang membawa cita rasa sekaligus identitas khas Dunu.
Salah satu identitas Desa Dunu adalah Pulau Popaya, kawasan konservasi yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat dan lingkungan desa. Di daratan, masyarakat memanfaatkan hasil kebun pepaya yang diolah menjadi stik pepaya, menjadikannya camilan khas bernilai tambah.
Potensi serupa datang dari akuakulturnya. Ikan bubara hasil budidaya dan cakalang hasil tangkapan nelayan diolah menjadi abon bubara, abon cakalang, acar bubara, dan acar cakalang. Pengolahan ini menjadi bentuk hilirisasi hasil alam, sehingga bahan baku tidak hanya dijual segar, tetapi memiliki nilai jual dan daya simpan yang lebih tinggi.

Melalui pendampingan NGO Sepadan Ruang Indonesia, pengembangan UMK juga diperkuat melalui peningkatan kualitas produksi, penggunaan peralatan, penerapan SOP, pengembangan merek, kemasan dan label, hingga promosi produk.
Kepala Desa Dunu, Indriyati Kulupani, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam mendorong kemajuan desa.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan PLN dan Sepadan Ruang Indonesia kepada Desa Dunu. Program ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan ekonomi melalui rumah produksi. Berkat PLN dan Sepadan Ruang Indonesia, Desa Dunu ini sudah banyak dikenal, khususnya dari potensi wisatanya. Kami berharap produk-produk olahan khas desa juga bisa bersaing di luar sana berkat dukungan PLN dan Sepadan Ruang Indonesia.”
Pengembangan ini diharapkan mendorong masyarakat untuk tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga terlibat dalam pengolahan hingga pemasaran. Dengan demikian, potensi alam Dunu dapat menjadi penggerak ekonomi lokal yang tetap sejalan dengan upaya menjaga lingkungan.

Ke depan, produk UMK Dunu diharapkan menjadi camilan khas yang membawa cerita tentang alam, laut, dan masyarakat Dunu, sekaligus mampu menembus pasar yang lebih luas. Dari Pulau Popaya yang dijaga, kebun pepaya yang dimanfaatkan, hingga hasil laut yang diolah, Dunu membuktikan bahwa pelestarian alam dan pengembangan ekonomi dapat berjalan beriringan.
(RLS/mmz03)



