Rabu, September 9, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Kemarau Ancam Gagal Panen, Komisi II DPRD Prov. Gorontalo Desak Intervensi Pemerintah

by M. Ahmad
September 9, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Ancaman kemarau panjang terhadap sektor pertanian mulai menjadi perhatian serius Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, mengatakan kondisi kemarau saat ini telah berdampak terhadap petani. Bahkan, produksi padi di sejumlah wilayah dikhawatirkan mengalami penurunan hingga gagal panen.

Persoalan tersebut turut dibahas Komisi II dalam rapat dengar pendapat bersama pihak terkait. Rapat dilakukan untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi dampak kemarau terhadap masyarakat, khususnya petani.

“Kemarau ini sudah terjadi. Masyarakat, petani kita sudah berteriak. Produksi padi kita sudah boleh dikatakan gagal panen dan segala macam. Ini harus diantisipasi dalam jangka pendek,” kata Mikson.

Untuk memastikan kesiapan pemerintah, Komisi II mengundang sejumlah pihak, di antaranya Badan Pangan dan Badan Keuangan serta pihak terkait lainnya.
Mikson mengatakan, pihak Badan Pangan telah menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program maupun dukungan anggaran untuk mengantisipasi dampak kemarau.
Namun, menurutnya, kesiapan tersebut tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

“Memang ada dana khusus atau program khusus dalam rangka mengantisipasi kemarau ini. Tapi tentu perlu disiapkan bukan hanya programnya, tetapi sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Selain persoalan intervensi pemerintah, Komisi II juga mengingatkan agar rekomendasi yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan petani tidak disalahgunakan.
Mikson meminta pemerintah memastikan rekomendasi benar-benar diberikan kepada pihak yang berhak, terutama petani yang terdampak kemarau.
Ia mengingatkan jangan sampai rekomendasi yang seharusnya diperuntukkan bagi kebutuhan petani justru dimanfaatkan oleh pihak lain, termasuk pengusaha.

“Jangan sampai rekomendasi untuk kebutuhan petani ini disalahgunakan. Jangan sampai orang yang diberikan rekomendasi ini para pengusaha, sehingga bisa menimbulkan keresahan di masyarakat dan justru keresahan di petani sendiri,” tegasnya.

Menurut Mikson, jumlah petani yang membutuhkan dukungan pemerintah cukup besar. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi hal penting agar intervensi yang disiapkan benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang terdampak. Komisi II pun meminta pihak terkait melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan melaporkan kondisi tersebut kepada Gubernur Gorontalo. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi mampu memberikan intervensi yang sesuai dengan kondisi kemarau saat ini.

“Kondisi sekarang ini harus diantisipasi. Jangan sampai program yang berjalan hanya program biasa, sementara kondisi di lapangan sudah membutuhkan intervensi,” pungkas Mikson.

(Lan/mmz03)

Tags: #dprdprovgorontaloKemarauKomisi IImikson yapanto

Berita Terkait

Isi BBM Berulang Kali, Komisi II: Jangan Salahgunakan Barcode MyPertamina

September 9, 2026

Rp15 Miliar Perjalanan Dinas DPRD Disorot, Thomas: Kalau Cuma di Daerah, Jangan Harap Ada

September 8, 2026

Kemarau Panjang, Ratusan Warga Dutohe Terdampak Krisis Air Bersih

September 4, 2026

Kemarau Ekstrem Mengintai, Debu Ancam Kesehatan Warga

Sungai Kapuas Kering, Kapal Batu Bara Mandek. Danau Limboto Bagaimana?

Kemarau Melanda, Perumdam Muara Tirta Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Air Bersih

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version