SUKABUMI, mimoza.tv – DPW Nasdem Gorontalo bersama Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan Program Dana Abadi Nasdem Gorontalo. Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat LWDB, Jalan RE Martadinata, Kota Sukabumi, sebagai bagian dari upaya menghadirkan model pengelolaan dana sosial yang berkelanjutan.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pemanfaatan dana berbasis wakaf secara produktif dan transparan, dengan tujuan memperkuat kemandirian ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Gorontalo. Program Dana Abadi dirancang untuk mendukung berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan.
Direktur Utama LWDB, Tuswahid Abdul Qudus, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan prinsip profesionalitas dan akuntabilitas.
“Kerja sama ini adalah bentuk kepercayaan yang besar kepada LWDB untuk mengelola dana abadi secara profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Kami berkomitmen memastikan pengelolaan dilakukan dengan prinsip tata kelola yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Gorontalo.”
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dari Gorontalo dan Sukabumi, antara lain Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, Wali Kota Gorontalo periode 2014–2019 dan 2019–2024 Marten Taha, Ketua DPRD Gorontalo Utara periode 2019–2024 Roni Imran, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Bone Bolango Rakhmatiyah Deu, Bendahara DPW Nasdem Gorontalo Yasin Yusuf dan Joice Tahir, serta Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
Kehadiran Ayep Zaki dinilai memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekonomi berbasis wakaf. Kolaborasi lintas wilayah antara Sukabumi dan Gorontalo ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan baru dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif.
Melalui program ini, Nasdem Gorontalo mendorong hadirnya peran politik yang tidak hanya berfokus pada momentum elektoral, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui skema pendanaan jangka panjang. Dana abadi diharapkan menjadi instrumen yang dapat menopang berbagai program sosial secara konsisten.
Penandatanganan kerja sama diakhiri dengan peninjauan fasilitas kantor LWDB serta pembahasan teknis implementasi program. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan di lapangan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Inisiatif ini juga sejalan dengan gagasan pembangunan yang diusung Rachmat Gobel, anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, yang dikenal dengan pendekatan “politik pembangunan”, juga sosok yang dianugerahi gelar adat Gorontalo “Ti Bulilango Hunggia”, yang berarti “Pemberi Cahaya Negeri”.
Melalui pendekatan tersebut, Rachmat Gobel mendorong pemanfaatan potensi lokal untuk mengurangi kesenjangan ekonomi di Gorontalo. Dana Abadi menjadi salah satu instrumen yang diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat, terutama melalui pengelolaan wakaf produktif yang terarah dan berkelanjutan.
Ke depan, sinergi antara DPW Nasdem Gorontalo dan LWDB diharapkan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi berlanjut pada implementasi yang terukur. Dengan demikian, program ini dapat menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan ekonomi yang lebih merata dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.(rls/luk).



