Rabu, Februari 18, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Di Hadapan BK, Wahyudin Moridu Akui Mabuk Saat Ucapkan “Rampok Uang Negara”

by Lukman Polimengo
September 20, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, akhirnya buka suara di hadapan Badan Kehormatan (BK) DPRD terkait video viral dirinya yang melontarkan kalimat “Rampok Uang Negara”. Dalam rapat klarifikasi, Jumat (19/9/2025), Wahyudin mengakui ucapan itu keluar dari mulutnya dalam kondisi sedang mabuk.

Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, menyampaikan, Wahyudin secara langsung membenarkan bahwa dirinyalah yang berbicara dalam video itu.
“Yang bersangkutan mengakui, itu memang dirinya. Hanya saja ia dalam kondisi mabuk ketika video tersebut direkam,” ujar Fikram dalam konferensi pers bersama Wakil Ketua BK Umar Karim dan anggota BK Ekwan Ahmad.

Fikram menambahkan, biasanya hasil rapat BK bersifat internal. Namun kali ini diputuskan terbuka ke publik atas persetujuan Wahyudin. BK juga mengungkapkan, video itu sebenarnya direkam sejak Juni lalu, tetapi baru viral beberapa hari terakhir.
“Kami menargetkan pekan depan sudah ada keputusan final agar publik mendapat jawaban pasti,” jelasnya.

Baca juga

HMI Soroti LPG 3 Kg, Jubir Wali Kota Gorontalo: Kritik Harus Tepat Sasaran

Sambut Ramadan 1447 H, Lapas Gorontalo Perkuat Keamanan dan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Rekam Jejak Lama

Pengakuan Wahyudin soal “mabuk” semakin memantik sorotan publik, sebab ini bukan pertama kalinya ia tersandung persoalan serupa. Saat pandemi Covid-19 lalu, Wahyudin pernah ditangkap aparat di Jakarta dalam kasus narkoba. Fakta ini membuat publik kian meragukan integritas dan etika seorang wakil rakyat.

Pejabat Publik dan Krisis Etika

Seorang anggota DPRD bukan sekadar jabatan politik, melainkan figur yang membawa amanah rakyat. Pengakuan “sedang mabuk” tidak bisa menjadi alasan pemaaf, justru menambah catatan buruk bagi dunia politik lokal.

Apalagi Gorontalo memiliki falsafah hidup: adab bersendikan sara, dan sara bersendikan Kitabullah. Dalam bingkai nilai itu, ucapan serampangan yang keluar dari seorang pejabat dalam keadaan mabuk jelas bertolak belakang dengan prinsip adab dan kehormatan yang seharusnya dijaga.

Catatan Redaksi

Kasus Wahyudin Moridu bukan hanya soal pribadi. Ini soal wibawa DPRD di mata rakyat. Ketika seorang wakil rakyat dengan enteng mengatakan “rampok uang negara”, lalu berdalih sedang mabuk, publik berhak kecewa. Kepercayaan bukan hanya diukur dari ucapan manis di panggung politik, tetapi dari sikap, adab, dan rekam jejak yang nyata.

Penulis: Lukman.

Berita Terkait

Hadi Sutrisno Daud

HMI Soroti LPG 3 Kg, Jubir Wali Kota Gorontalo: Kritik Harus Tepat Sasaran

Februari 18, 2026
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo menggelar pengarahan dan penguatan kepada seluruh warga binaan, Selasa (17/2/2026).

Sambut Ramadan 1447 H, Lapas Gorontalo Perkuat Keamanan dan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Februari 17, 2026
Oplus_131072

Masuk Satgas P3TPK Kejagung, Perkara Korupsi Daerah Bisa Naik ke Pusat

Februari 17, 2026

Tangani 25 Perkara di Gorut, Jaksa Bagas Kini Dipercaya Masuk Satgas Pemburu Koruptor Kejagung

Jelang Ramadan, Harga Cabai Naik; Pemprov dan BI Imbau Belanja Bijak

Tim Inspektorat Lakukan Audit Tata Kelola di Universitas Negeri Gorontalo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version