GORONTALO, mimoza.tv — Memasuki dua tahun masa tugas anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024-2029, momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang refleksi untuk mengevaluasi berbagai pekerjaan yang telah dilakukan selama dua tahun terakhir.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M. Thomas Mopili, mengatakan evaluasi diperlukan untuk melihat kembali apa saja yang telah berjalan, berhasil dilaksanakan, maupun yang masih dalam proses.
Menurutnya, evaluasi tersebut telah mulai dilakukan melalui rapat bersama dengan membahas berbagai pekerjaan yang telah dilaksanakan pada tahun pertama dan tahun kedua masa tugas DPRD.
“Selama dua tahun ini coba kita evaluasi apa yang sudah berjalan, apa yang sudah berhasil, apa yang masih dalam proses. Dan hari ini saatnya kita mengevaluasi itu,” ujar Thomas.
Namun, menurut Thomas, momentum dua tahun masa tugas DPRD tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga kesempatan untuk kembali menyatukan anggota DPRD bersama jajaran staf.
Ia menyadari, dinamika dan perbedaan kepentingan merupakan bagian dari dunia politik. Namun, perbedaan warna politik tersebut tidak seharusnya dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai wakil rakyat.
Thomas menegaskan, jika ingin bertarung secara politik, tempatnya adalah pada momentum pemilu. Sementara dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPRD, seluruh pihak justru harus berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kalau kita mau bertarung bukan saat ini. Kita tunggu saat pemilu, kita bertarung bebas di situ. Tetapi hari ini kita bagaimana melayani keinginan masyarakat, aspirasi masyarakat, kita berlomba di sini,” tegasnya.
Thomas menyebut, perbedaan partai tidak semestinya menjadi penghalang untuk bekerja bersama memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, yang harus menjadi arena persaingan para anggota DPRD adalah siapa yang paling mampu memperjuangkan dan merealisasikan keinginan masyarakat.
“Golkar kah, PDIP kah, NasDem, silakan. Tetapi jangan masalah politik, masalah perbedaan warna kita bawa di kehidupan sehari-hari di sini,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh anggota DPRD untuk menjadikan persoalan masyarakat sebagai prioritas bersama. Terlebih, kondisi Gorontalo yang saat ini tengah menghadapi musim kemarau menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah mengeluhkan persoalan ketersediaan air.
“Apalagi di Gorontalo yang lagi kemarau, di sana sini teriak tidak ada air. Mari kita berlomba di situ. Bukan soal kursi berapa, keinginan fraksi ini bagaimana,” ujar Thomas.
Thomas berharap momentum dua tahun masa tugas DPRD dapat menjadi tonggak untuk memperbaiki berbagai hal yang masih menjadi kekurangan.
Ia ingin, setelah dilakukan evaluasi selama dua tahun pertama, kinerja DPRD Provinsi Gorontalo ke depan dapat berjalan lebih baik, dengan fokus yang semakin kuat pada kepentingan dan aspirasi masyarakat.
(Lan/mmz03)



