Selasa, Februari 17, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Hakordia 2025: Kejari Bonbol Pamer Capaian, Ingatkan “Tak Ada Ruang Aman bagi Koruptor”

by Lukman Polimengo
Desember 10, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Bone Bolango, mimoza.tv — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dijadikan panggung oleh Kejaksaan Negeri Bone Bolango untuk menegaskan satu pesan: korupsi di wilayah ini tidak akan diberi ruang bernapas. Sepanjang tahun, sederet capaian bidang Pidana Khusus (Pidsus) dipaparkan ke publik sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus peringatan keras bagi siapa pun yang bermain-main dengan uang negara.

Dalam amanatnya, Kajari Bone Bolango Feddy Hantyo Nugroho menegaskan bahwa perang melawan korupsi bukan sekadar jargon tahunan. “Kejaksaan sebagai garda terdepan penegakan hukum harus menunjukkan keseriusan melalui keberpihakan yang jelas pada kepentingan masyarakat. Itu hanya bisa dicapai dengan integritas dan profesionalisme yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Empat Penyelidikan, Dua Naik ke Penyidikan

Baca juga

Masuk Satgas P3TPK Kejagung, Perkara Korupsi Daerah Bisa Naik ke Pusat

Tangani 25 Perkara di Gorut, Jaksa Bagas Kini Dipercaya Masuk Satgas Pemburu Koruptor Kejagung

Bidang Pidsus mencatat empat penyelidikan kasus korupsi sepanjang 2025. Dua di antaranya telah naik ke tahap penyidikan, mengindikasikan adanya alat bukti yang semakin terang.

Tiga Kasus Diusut Serius

Tiga perkara yang kini tengah didalami Kejari Bone Bolango:

  1. Dugaan korupsi rehabilitasi Kolam Renang Lombongo (Dinas Pariwisata dan Ekraf 2021). Kini dalam proses perhitungan kerugian negara.
  2. Dugaan korupsi peningkatan jaringan irigasi DI Pinogu (Dinas PUPR 2018). Juga menunggu hasil taksiran kerugian negara.
  3. Kasus Dana Desa Dataran Hijau, Pinogu, TA 2020–2021.
    Dalam kasus ini, Kejari bergerak lebih jauh. Dua tersangka telah ditetapkan, yakni WA (kepala desa) dan BM (penyedia lampu).
    Hasil audit BPKP menyebut kerugian negara Rp558.648.543,13.

Langkah penindakan ini menegaskan bahwa kasus yang menyentuh dana publik—baik APBD, APBDes, hingga proyek infrastruktur—akan ditindak tanpa kompromi.

Penuntutan Sepanjang Tahun

Selain penyidikan, Kejari Bone Bolango juga melakukan penuntutan sejumlah perkara korupsi pada 2025. Tidak semua dirilis, tetapi pesan institusi jelas: proses hukum bergerak.

Hakordia Sebagai Momentum

Serangkaian kegiatan publik turut digelar: Car Free Day, tes kesehatan gratis, konsultasi hukum gratis, hingga kuliah umum di Universitas Negeri Gorontalo. Pergerakan ini ditujukan untuk mendekatkan lembaga penegak hukum dengan masyarakat.

Feddy menegaskan bahwa pencegahan dan pendidikan antikorupsi harus berjalan beriringan dengan penindakan. “Mahasiswa adalah agen kontrol sosial. Mereka harus dibekali nilai integritas sejak dini. Pendidikan antikorupsi bukan seremoni—ini pondasi,” katanya.

Hakordia ditutup dengan upacara resmi di halaman Kejari Bone Bolango, menjadi penanda komitmen lembaga untuk terus “mengangkat karpet” dan mengurai potensi kecurangan di sektor publik. (rls/luk)

Berita Terkait

Oplus_131072

Masuk Satgas P3TPK Kejagung, Perkara Korupsi Daerah Bisa Naik ke Pusat

Februari 17, 2026
Oplus_131072

Tangani 25 Perkara di Gorut, Jaksa Bagas Kini Dipercaya Masuk Satgas Pemburu Koruptor Kejagung

Februari 17, 2026
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Ciptoning Suryo Condro dan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Jelang Ramadan, Harga Cabai Naik; Pemprov dan BI Imbau Belanja Bijak

Februari 16, 2026

Tim Inspektorat Lakukan Audit Tata Kelola di Universitas Negeri Gorontalo

Gentengisasi Nasional, Wagub Gorontalo Tegaskan Perlunya Adaptasi Sesuai Karakter Daerah

Penjaga Nama Baik di Negeri Para Penjahit Anggaran

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version