Minggu, Maret 29, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Kuasa Hukum: Sebelum Disetrum, Klien Kami Dapat Tantangan Duel dari Oknum Satpol PP

by Lukman Polimengo
Juli 8, 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi penganiayaan menggunakan senjata kejut listrik.

Ilustrasi penganiayaan menggunakan senjata kejut listrik.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, mimoza.tv – Kasus dugaan penyetruman terhadap anggota Polri oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo terus bergulir. Kuasa hukum korban, Ricki Monintja, menyebut tindakan tersebut bukan sekadar insiden biasa, melainkan bentuk kekerasan yang didahului oleh sikap provokatif dari petugas Satpol PP.

Dalam keterangannya kepada media, Selasa (8/7/2025), Ricki menjelaskan kronologi sebelum kliennya—anggota polisi aktif—mengalami kekerasan saat melintas di depan Kafe MNC Dulomo pada Ahad dini hari (6/7/2025).

“Klien kami hendak pulang ke rumah. Saat melihat ada kerumunan, ia mendekat karena lokasi razia itu tak jauh dari tempat tinggalnya. Saat dimintai KTP oleh salah satu petugas Satpol PP, klien kami menunjukkannya secara kooperatif,” ujar Ricki, seperti dikutip mimoza.tv dari Berinti.id.

Baca juga

Gebyar Ketupat di Bulalo dan Mootinelo, Tata Dhini: DPRD Tak Cukup Bekerja di Ruang Sidang

Diragukan Kewajarannya, Catatan Tak BPK atas Belanja Perjalanan Dinas DPRD Bone Bolango

Namun, menurut Ricki, respons dari petugas Satpol PP justru tidak proporsional.

Tim kuasa hukum korban penyetruman dan pengeroyokan oleh anggota Satpol PP Kota Gorontalo saat menggelar konferensi pers. Foto: Adhe Berinti.id.

“Alih-alih dijelaskan dengan baik, klien kami justru ditanya dengan nada kasar dan direndahkan. Bahkan, sempat ditantang untuk duel oleh salah satu anggota Satpol PP. Itu terekam dalam siaran langsung TikTok yang dilakukan oleh petugas sendiri,” ungkap Ricki.

Ia menambahkan, ajakan duel tersebut bukan hanya sekali diucapkan, tetapi dua kali. Setelah itu, terjadi aksi pengeroyokan oleh sekitar lima orang. Klimaksnya, kliennya disetrum menggunakan alat kejut listrik (taser) di bagian leher selama kurang lebih lima detik.

“Akibat kejadian itu, klien kami mengeluhkan nyeri di bagian pinggang, perut, hingga dada. Bahkan sempat merasa mual,” tambah Ricki.

Pasca insiden, korban dilarikan ke RS Multazam di Kota Gorontalo, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara di Kabupaten Gorontalo untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Kuasa hukum korban juga menyayangkan tidak adanya itikad baik dari pihak Satpol PP yang terlibat, untuk sekadar menjenguk atau meminta maaf secara pribadi.

“Tidak ada satu pun dari mereka yang datang. Padahal ini menyangkut tindakan kekerasan serius terhadap aparat negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, peristiwa ini memicu perhatian publik setelah beredar video dan keterangan saksi yang menyebut korban sempat ditantang dan kemudian disetrum oleh oknum petugas Satpol PP saat razia berlangsung. Polda Gorontalo sendiri sudah menyatakan akan mengusut kasus ini secara transparan. Sementara itu, penyelidikan terhadap dugaan aksi balasan berupa perusakan Kantor Satpol PP juga sedang berjalan.

Penulis: Lukman | Editor: Redaksi mimoza.tv

Berita Terkait

Oplus_131072

Gebyar Ketupat di Bulalo dan Mootinelo, Tata Dhini: DPRD Tak Cukup Bekerja di Ruang Sidang

Maret 29, 2026

Diragukan Kewajarannya, Catatan Tak BPK atas Belanja Perjalanan Dinas DPRD Bone Bolango

Maret 29, 2026
Fot ilustrasi orang miskin. Foto: Lukman Polimengo

Gorontalo Mendominasi Daerah Termiskin di Sulawesi, Angka Turun, Realita Belum Bergeser

Maret 29, 2026

NasDem Merapat ke Rusli Habibie? Silaturahmi Lebaran atau Isyarat Perubahan Arah

BPK Soroti Kewajaran Belanja Perjalanan Dinas DPRD Bone Bolango, Publik Minta Pemeriksaan Lanjutan

25 Tahun Provinsi: Mengapa Pemimpin di Gorontalo Cepat Dilupakan, Bahkan Saat Masih Berkuasa?

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version