Beranda Internasional Politisi Belanda Pembenci Islam Itu, Kini Jadi Mualaf

Politisi Belanda Pembenci Islam Itu, Kini Jadi Mualaf

243
0
Politisi Belanda, Joram Van Klaveren Telah Memeluk Islam (nu.nl).

Gorontalo, mimoza.tv – Joram van Klaveren, politisi mantan anggota parlemen sayap kanan Belanda, yang terkenal sangat membenci islam membawa kabar mengejutkan.┬áSelama bertahun-tahun mengkampanyekan menentang Islam,┬áKlaveren memutuskan menjadi mualaf.

Klaveren sebelumnya tercatat sebagai salah satu petinggi di Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin tokoh kontroversial, Geert Wilders.

Dikutip dari Al Zazerah, Van Klaveren mengaku keputusannya berubah setelah menulis buku anti-Islam. Selama proses penulisan, Van Klaveren menemukan banyak sekali informasi yang ternyata bertolak belakang dengan anggapannya selama ini tentang islam.

Alhasil, buku yang dia tulis berubah menjadi bantahan bagi segala keberatan yang dimiliki kelompok non-Muslim terhadap Islam.

” Semua yang saya tulis pada titik ini adalah benar, dan saya meyakininya, lalu saya adalah Muslim de facto,” kata Van Klavelen dalam wawancara dengan harian NRC.

Van Klaveren memeluk Islam sejak 26 Oktober tahun lalu. Tetapi, dia baru membuat pernyataan tentang identitas keagamaannya pada Senin, 4 Februari 2019.

Keputusan yang diambilnya bukan jalan singkat. Dia sudah melalui perjalanan panjang pencarian kebenaran yang mengantarkannya mengucap kalimat syahadat.

Keputusan tersebut membuat sejumlah pihak terkejut. Terutama pemimpin PVV, Geert Wilders, yang mengandaikan Van Klaveren seperti “seorang vegetarian yang bekerja di rumah jagal.”

“Cerita yang luar biasa… seperti vegetarian yang bekerja di rumah jagal. Saya tidak punya kata-kata,” kata Wilders.

Van Klaveren keluar dari partai Wilders pada 2014. Dia lalu mendirikan partai sayap kanan VNL namun gagal duduk lagi di parlemen lantaran kalah dalam pemilu 2017.

Mantan petinggi VNL, Jan Roos, mengapresiasi keputusan yang diambil Van Klaveren. Dia menilai keputusan tersebut sungguh luar biasa.

“Jika benar-benar tidak ada kaitannya dengan pemasaran buku, ini merupakan keputusan luar biasa untuk seseorang yang sangat banyak bicara mengenai Islam,” kata Roos.

Apresiasi juga datang dari pejabat Dewan Masjid Maroko di Belanda, Said Bouharrou. Said bahkan mendoakan yang terbaik bagi van Klaveren.

“Sangat bagus terhadap orang yang begitu kritis terhadap Islam,” tandas Said.(luk)