Selasa, Agustus 11, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Siapa Dalang Kacaunya Pemilihan P2UPD ?

by Redaksi
Agustus 11, 2019
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Suasana pelantikan Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Selasa (30/7/2019).

Suasana pelantikan Pejabat Struktural dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Selasa (30/7/2019).

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Gorontalo, Mimoza.tv – Pelantikan Pejabat Pengawas Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD) beberapa waktu lalu menyisahkan persoalan. Mulai dari tidak jelasnya kriteria pemilihan P2UPD yang hanya berdasarkan suka dan tidak suka, hingga ke persoalan pernyataan Kepala Inspektorat, Iswanta yang memberberkan keburukan bawahan kepada publik yg dinilai tidak elok.

Terkait pemilihan pejabat P2UPD yang dilantik terlebih dahulu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Gorintalo, Zukri Suratinoyo, kepada Mimoza.tv beberapa waktu lalu menjelaskan, penentuan nama-nama calon P2UPD yang akan dilantik diserahkan penjaringannya kepada Inspektorat sebagai pengguna tenaga P2UPD.

“Kami hanya menerima nama – nama dari Inspektorat karena mereka lebih tahu kualitas para calon P2UPD,” kata Zukri.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Provinsi Gorontalo, Iswanta mengaku baru sebulan menjabat sehingga belum mengenal dekat para bawahannya. Untuk itu dia menegaskan pemilihan hanya didasarkan pada rangking hasil uji kompetensi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Namun pernyataan itu dianulir setelah Iswanta disodorkan rangking hasil uji kompetensi. Dari hasil rangking itu ternya beberapa nama yang berada pada rangking bawah masuk prioritas dilantik. Berbeda dengan yang mendapat rangking dan nilai tinggi justeru tidak dilantik.

“Selain rangking faktor lain adalah integritas dan kapabilitas serta kerja sama tim,” kata Iswanta menganulir pernyataan sebelumnya.

Lalu siapa dalang dibalik pemilihan P2UPD? Pasalnya, Kepala Inspektorat mengaku baru sebulan menjabat dan belum mengenal bawahannya satu persatu.

Dari perbincangan yang beredar di kalangan ASN di lingkungan Inspektorat Provinsi Gorontalo, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Inspektorat Provinsi Gorotalo, Rita Rahayu Wantogia diduga berperan sebagai pemberi masukkan nama – nama yang akan dilantik.

Perempuan yang akrab disapa Yayu ini, dituding sebagai penyebab kekacauan, karena lebih mengedepankan faktor kedekatan personal tanpa mempertimbangkan kualitas calon P2UPD yang akan dilantik terlebih dahulu.

“Kami sesama ASN tentu sudah saling mengenal lebih dekat soal kualitas masing – masing karena kami setiap hari bertemu di kantor. Anehnya yang terpilih ada beberapa yang kami tahu persis kinerjanya rendah, sementara yang selama ini bekerja dengan baik malah tidak dilantik,” kata sumber yang namanya enggan disebutkan.

Kecurigaan terhadap Yayu cukup beralasan mengingat jabatannya di Inspektorat mengurusi masalah kepegawaian, sementara Kepala Inspektorat baru sebulan menjabat sehingga tidak mengenal bawahannya satu persatu.

Saat dikonfirmasi Yayu membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, yang menentukan siapa yang akan dilantik terlebih dahulu adalah Kepala Inspektorat dan Baperjakat.

“Saya justeru bangga jika saya dilibatkan, namun justeru pelantikan P2UPD baru saya ketahui satu jam menjelang pelaksanaannya,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Para terdakwa PETI saat menjalani sidang di PN Tilamuta dengan agenda tuntutan Senin, (10/8/2026).

Tuntut 10 Bulan untuk 10 Terdakwa PETI Saripi, Jaksa Kejari Boalemo Disorot

Agustus 10, 2026

Kemiskinan Gorontalo Turun, Tapi Warga Desa Masih Jadi Kelompok Paling Rentan

Agustus 10, 2026

Yolan Polontalo: Saya Tegas Soal Disiplin Kader PDIP

Agustus 10, 2026

Jangan Abaikan Mutasi Kendaraan: Data BPKB Harus Sesuai Wilayah Pemilik

Dana Hibah KONI Diusut, Sofyan Puhi Dipanggil Kejati

Sunset Jadi Buruan Warga Saat Danau Limboto Mengering

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version