Rabu, April 29, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Gobel: DPR Minta Pembangunan Daerah Perbatasan Jangan Kendor

by Lukman
Juni 6, 2024
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ketua Tim Pengawas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR RI, Rachmat Gobel, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2020-2024 dan Perencanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Tahun 2025-2029, yang berlangsung di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Foto : Dokumentasi Stafsus Wakil Ketua DPR RI Bid. Korinbang.

Ketua Tim Pengawas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR RI, Rachmat Gobel, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2020-2024 dan Perencanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Tahun 2025-2029, yang berlangsung di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Foto : Dokumentasi Stafsus Wakil Ketua DPR RI Bid. Korinbang.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

Jakarta, mimoza.tv – Ketua Tim Pengawas Pembangunan Daerah Perbatasan DPR RI, Rachmat Gobel, menegaskan bahwa pemerintah harus tetap fokus pada pembangunan di daerah perbatasan, meskipun kondisi keuangan negara sedang tidak dalam keadaan yang longgar. “Sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran, DPR meminta kepada pemerintah agar pembangunan daerah perbatasan tidak kendor. Tetap gas pol,” kata Gobel, Kamis, 6 Juni 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Rachmat Gobel memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2020-2024 serta Perencanaan Pembangunan Kawasan Perbatasan Tahun 2025-2029. Acara yang berlangsung di gedung The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah, termasuk Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Mendagri Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Sebagai Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang, Rachmat Gobel menekankan sejumlah langkah agar pembangunan di daerah perbatasan tetap lancar:

Baca juga

Pejabat Pemkab Diperiksa dalam Kasus Dugaan Korupsi, KNPI Desak Bupati Ambil Sikap Tegas

Dari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026

Efisiensi Anggaran: Memastikan anggaran digunakan seefisien mungkin untuk memastikan pembangunan tetap berjalan.

Optimalisasi Anggaran: Mengoptimalkan penggunaan anggaran agar hasil pembangunan tetap maksimal.

Prioritas Pembangunan: Menjadikan pembangunan daerah perbatasan sebagai prioritas utama.

Penggunaan Anggaran Tepat Sasaran: Menegaskan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan wilayah perbatasan tidak digunakan untuk keperluan lainnya.

“DPR sudah memberikan persetujuan terhadap anggaran pembangunan daerah perbatasan. Karena itu, walau di tengah situasi yang berat, DPR meminta kepada pemerintah agar melakukan efisiensi dan optimalisasi anggaran di kementerian dan lembaga agar pembangunan di daerah perbatasan tetap lancar,” ujar Gobel.

Gobel menambahkan bahwa daerah perbatasan sebelumnya dianggap sebagai wilayah belakang sehingga tidak mendapat perhatian yang cukup. Akibatnya, masyarakat di daerah perbatasan menjadi tertinggal dalam banyak hal seperti infrastruktur jalan, pendidikan, telekomunikasi, ekonomi, dan kesehatan. “Kita tidak boleh menganaktirikan mereka lagi. Sesusah apapun kondisi keuangan nasional, jangan mereka yang ditinggalkan,” tegasnya.

aleg Dapil Gorontalo itu juga memuji visi Presiden Jokowi tentang membangun Indonesia dari pinggiran. Sebagai Ketua Timwas Perbatasan, ia telah mengunjungi berbagai daerah perbatasan seperti Aruk, Sambas, Kalbar; mengirim tim ke Motaain, Belu, NTT; dan berkunjung ke Papua Nugini untuk membahas pos lintas batas kedua negara. “Sudah ada kemajuan infrastruktur jalan, pasar, kesehatan, dan telekomunikasi di daerah-daerah perbatasan,” katanya.

Menurut Gobel, masyarakat daerah perbatasan memiliki hak yang sama atas janji kemerdekaan Indonesia. Selama ini, kurangnya perhatian terhadap mereka membuat aktivitas masyarakat di daerah perbatasan sering beralih ke negara tetangga, baik untuk bekerja maupun berbelanja. “Ini tentu suatu kealpaan kita semua yang tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.

Pembangunan daerah perbatasan, kata Gobel, sangat penting tidak hanya untuk kesejahteraan masyarakat tetapi juga untuk ketahanan nasional. Kondisi pendidikan yang tertinggal, ekonomi yang buruk, dan kesehatan yang tidak memadai dapat berdampak pada kriminalitas dan rasa kebangsaan. “Jangan sampai mereka lebih bangga terhadap kemajuan masyarakat dan wilayah tetangganya,” tegasnya.

Ke depan, Gobel berharap wilayah perbatasan dan masyarakat di daerah perbatasan dapat menjadi duta dan wajah Indonesia bagi negara-negara tetangga. “Walau mereka jauh dari pusat kota dan dari ibu kota, tapi mereka justru bisa menjadi juru bicara dan duta yang baik tentang Indonesia,” tutupnya. (rls/luk)

Berita Terkait

Oplus_131072

Pejabat Pemkab Diperiksa dalam Kasus Dugaan Korupsi, KNPI Desak Bupati Ambil Sikap Tegas

April 28, 2026
Oplus_131072

Dari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026

April 28, 2026
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berpose menunjukkan simbol digitalisasi pada peresmian Kawasan Non-Tunai di Blok Plan, (26/04).

HUT ke-19 Gorontalo Utara: Ngopi di Blok Plan Kini Wajib Non-Tunai

April 28, 2026

FAZNET Multimedia Siapkan Turnamen Futsal Pelajar SMA se-Kota Gorontalo, EO Touring Management Ditunjuk Sebagai Penyelenggara

Janji Pelunasan Kembali Molor, Vendor Proyek Lekobalo Pertimbangkan Jalur Hukum

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Gorontalo Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Kota

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version