Minggu, Juni 21, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Wakaf Tak Lagi Menunggu Kaya, BI Gorontalo Dorong Masyarakat Berwakaf Lewat Genggaman Tangan

by Lukman
Juni 21, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Selama ini, wakaf kerap dipersepsikan sebagai ibadah yang identik dengan tanah, bangunan, atau aset bernilai besar. Akibatnya, banyak masyarakat merasa belum layak menjadi wakif karena keterbatasan ekonomi.

Pandangan tersebut kini mulai diubah melalui transformasi digital yang memungkinkan masyarakat berwakaf hanya melalui aplikasi, bahkan dengan nominal yang terjangkau.

Upaya memperluas akses wakaf itu menjadi salah satu pesan utama dalam talkshow bertajuk “Halal Itu Lifestyle, Wakaf Itu Legacy” yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Gorontalo di Taman Budaya Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).

Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Bone Bolango, Darwin Botutihe, mengatakan perkembangan teknologi telah membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan wakaf.

“Wakaf saat ini bisa dilakukan dengan lebih mudah. Tidak harus dalam bentuk tanah atau rumah. Melalui aplikasi, masyarakat dapat mulai berwakaf sesuai kemampuan dan kesempatan yang dimiliki,” ujar Darwin.

Menurutnya, paradigma lama yang menganggap wakaf hanya diperuntukkan bagi kalangan berkecukupan perlu diluruskan. Di era digital, siapa pun dapat menjadi wakif tanpa harus menunggu memiliki aset bernilai besar.

Darwin menjelaskan, wakaf bukan sekadar instrumen ibadah, tetapi juga memiliki fungsi ekonomi yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara produktif.

Dana wakaf yang dihimpun tidak hanya digunakan untuk kegiatan sosial, tetapi juga dapat dikembangkan melalui berbagai usaha produktif sehingga manfaatnya terus mengalir dalam jangka panjang.

Salah satu model yang saat ini terus diperkenalkan adalah wakaf produktif, yakni pengelolaan dana wakaf untuk membiayai usaha yang menghasilkan nilai ekonomi berkelanjutan.

Di Gorontalo, konsep tersebut mulai diwujudkan melalui sejumlah unit usaha seperti barbershop dan depot air minum. Keuntungan dari usaha itu kemudian dimanfaatkan kembali untuk mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Bank Indonesia, Badan Wakaf Indonesia, dan Kementerian Agama melalui Gerakan TAWAF (Gorontalo Berwakaf).

Darwin juga mengingatkan bahwa wakaf memiliki karakteristik yang berbeda dengan sedekah maupun infak.

“Wakaf memiliki ikrar dan tujuan pemanfaatan yang jelas. Karena itu pengelolaannya harus sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan oleh wakif,” jelasnya.

Literasi Masih Jadi Tantangan

Sementara itu, Asisten Analis FPPUKIS KPwBI Provinsi Gorontalo, Citra, mengakui bahwa tantangan terbesar pengembangan wakaf produktif saat ini masih terletak pada rendahnya literasi masyarakat.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menyamakan wakaf dengan donasi biasa, padahal keduanya memiliki konsep dan mekanisme yang berbeda.

“Karena pemahaman masyarakat tentang wakaf masih terbatas, pengumpulan dana wakaf belum mencapai target yang ditetapkan. Padahal dana yang terkumpul sangat menentukan realisasi program-program wakaf produktif,” kata Citra.

Ia menjelaskan, Gerakan TAWAF sebenarnya telah berjalan sejak tahun lalu melalui peluncuran program wakaf produktif untuk pengembangan barbershop dan depot air minum di Masjid Al Munawaroh.

Namun, sejumlah program masih membutuhkan tambahan dukungan pendanaan, terutama untuk renovasi fasilitas dan modernisasi peralatan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

Hingga saat ini, dana wakaf yang berhasil dihimpun melalui Gerakan TAWAF tercatat mencapai sekitar Rp41 juta.

Masyarakat dapat memantau perkembangan penghimpunan dana tersebut secara transparan melalui aplikasi Satu Wakaf Indonesia.

“Program yang dapat dipilih masyarakat di aplikasi tersebut adalah Wakaf Produktif Barbershop dan Depot Air Minum Masjid Al Munawaroh. Di sana tercantum jumlah dana yang telah terkumpul, nama para wakif, serta status realisasi program secara terbuka,” ungkap Citra.

Melalui digitalisasi wakaf, BI Gorontalo bersama para mitra berharap partisipasi masyarakat semakin luas. Sebab, semakin banyak wakaf yang terkumpul, semakin besar pula peluang lahirnya usaha-usaha produktif yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi umat.

Penulis: Lukman

Tags: BANK INDONESIAbi gorontaloGorontalokpwbi gorontaloWAKAF

Berita Terkait

Gobel Group Pasang Fondasi Agrominapolitan Gorontalo, Dari Pelabuhan Internasional hingga Hilirisasi Pangan

Juni 20, 2026

PENAS Jadi Panggung Besar UMKM Gorontalo, BI Hadirkan PESONA SERLIGO 2026

Juni 19, 2026
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Forkopimda, saat memberikan keterangan pers usai meninjau sejumlah lokasi utama pelaksanaan PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (17/6/2026). Foto: Lukman/mimoza.tv.

Jelang Pembukaan PENAS XVII, Gorontalo Bersolek Menyambut Ribuan Petani dan Nelayan Nusantara

Juni 18, 2026

NasDem Pilih Kerja Nyata, Gobel: Politik Tidak Cukup dengan Kata-kata

Pengurus Baru DPW NasDem Gorontalo Dilantik, Saan Mustopa Tekankan Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Temu Jurnalis Gorontalo 2026 Hadirkan Tokoh Pers Nasional hingga Pakar Hukum

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version