BONE BOLANGO, mimoza.tv – Aspirasi masyarakat Desa Poowo Barat, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, mengalir dalam reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Bone Bolango, Jumat (3/7/2026).
Mulai dari minimnya perhatian terhadap atlet muda, kebutuhan sarana bagi rukun duka, hingga krisis air yang mengancam lahan persawahan menjadi persoalan utama yang disampaikan warga.
Suasana dialog berlangsung dinamis. Warga secara bergantian menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum mendapat penyelesaian. Salah satu aspirasi datang dari kalangan pemuda yang berharap pemerintah lebih serius membina potensi olahraga, khususnya sepak bola. Menurut mereka, banyak atlet berbakat yang gagal berkembang karena minimnya pembinaan, fasilitas, dan dukungan anggaran.
Menanggapi hal itu, Faisal Hulukati menegaskan olahraga merupakan investasi sumber daya manusia yang harus mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya bertujuan melahirkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda sekaligus mengangkat nama Gorontalo di tingkat nasional.
Meski mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, Faisal mengungkapkan bahwa selama enam periode menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo, ia secara konsisten membantu atlet-atlet berprestasi mengikuti berbagai kejuaraan nasional menggunakan kemampuan pribadinya. Baginya, sekecil apa pun dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi atlet muda untuk terus berprestasi.
Aspirasi lainnya datang dari pengurus rukun duka yang mengusulkan bantuan berupa kursi dan tenda guna menunjang pelayanan kepada masyarakat saat terjadi musibah. Menurut mereka, fasilitas tersebut sangat dibutuhkan karena selama ini digunakan secara bersama-sama oleh warga.
Menanggapi usulan itu, Faisal menyatakan akan memperjuangkan bantuan tersebut melalui mekanisme yang berlaku. Ia menilai keberadaan rukun duka merupakan bagian penting dari pelayanan sosial di tengah masyarakat sehingga layak mendapat perhatian pemerintah.
Di sektor pertanian, para petani mengeluhkan sulitnya memperoleh pasokan air akibat terhentinya aliran irigasi. Mereka meminta bantuan pompa air agar lahan persawahan tetap dapat digarap selama proses perbaikan saluran berlangsung.
Faisal menjelaskan, berkurangnya debit air disebabkan adanya pekerjaan rehabilitasi saluran drainase yang terhubung dengan jaringan irigasi menuju Desa Poowo Barat. Karena itu, ia akan berkoordinasi dengan pihak balai sungai untuk mencari solusi, termasuk kemungkinan membuka sementara aliran air agar kebutuhan petani tetap terpenuhi tanpa menghambat pekerjaan perbaikan.
Mengakhiri dialog, Faisal memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi agenda perjuangannya di DPRD Provinsi Gorontalo. Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan, baik melalui pembahasan anggaran maupun koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
Reporter: M. Ahmad
Reporter: M. Ahmad



