GORONTALO. Mimoza.tv – Gelombang tinggi disertai angin kencang membuat sejumlah nelayan di pesisir Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, memilih tidak melaut.
“Kondisi laut dengan ketinggian ombak yang mencapai tiga hingga empat meter dinilai terlalu berisiko, terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil,” ujar Mohamad Noho nelayan setempat.
Tingginya gelombang dan kuatnya angin dinilai dapat membahayakan keselamatan nelayan. Kondisi serupa disebut telah berlangsung lama. Situasi ini pula berdampak pada hasil tangkapan nelayan yang menurun. Padahal, aktivitas melaut menjadi salah satu sumber utama penghasilan bagi keluarga nelayan.
Untuk tetap beraktivitas, sebagian nelayan memanfaatkan waktu dengan memperbaiki perahu dan menjahit jaring ikan. Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu kondisi cuaca dan laut kembali memungkinkan untuk melaut.
“Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada berkurangnya hasil tangkapan, tetapi juga mulai menekan kondisi ekonomi keluarga nelayan,” katanya.
Meski demikian, masih ada nelayan yang berupaya mencari ikan. Namun, mereka memilih beroperasi di perairan yang relatif dekat dengan pantai dan membatasi waktu melaut hanya sekitar satu hingga dua jam.
“Pembatasan aktivitas tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko keselamatan di tengah kondisi cuaca laut yang belum bersahabat,” ujarnya.



