DENPASAR, mimoza.tv – Euforia kemenangan Dhenata Art Community di ajang International Dance Festival 2026 belum berakhir. Sanggar tari asal Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo itu dijadwalkan kembali tampil pada seremoni penutupan festival yang digelar Jumat malam (15/5/2026) di Denpasar, Bali.
Dalam penampilan spesial tersebut, Dhenata Art Community akan tampil sepanggung bersama peraih juara kedua, yakni delegasi sanggar tari asal Provinsi Aceh. Penampilan kolaboratif itu menjadi bagian dari rangkaian gala penutupan World Dance Festival (WDF) 2026 yang mempertemukan para penampil terbaik dari berbagai negara.
Kehadiran Dhenata Art Community di panggung penutupan menjadi penegasan atas capaian mereka sebagai Juara 1 kategori Cultural Dance sekaligus Juara Umum dalam festival internasional tersebut.







Dikutip dari laman resmi penyelenggara kdofestival.com, gala WDF 2026 menjadi salah satu agenda utama festival yang menampilkan pertunjukan final para pemenang kompetisi, kolaborasi tim internasional, hingga panggung spesial budaya dan K-POP.
Rangkaian gala juga menghadirkan pertunjukan tari Korea, fusion tradisional dan kontemporer, serta kolaborasi antara tim Korea dengan delegasi internasional. Bahkan, agenda tersebut turut menampilkan “100 Random Play Dance” dan pertunjukan spesial para juri festival.
Panggung penutupan itu bukan sekadar seremoni hiburan, melainkan simbol pertemuan budaya dari berbagai negara dalam satu ruang pertunjukan internasional. Bagi Dhenata Art Community, kesempatan tampil di panggung final menjadi pencapaian tersendiri sekaligus momentum memperkenalkan seni budaya Indonesia, khususnya Ponorogo, kepada publik dunia.
Penampilan tersebut juga memperlihatkan bahwa karya seni daerah memiliki daya saing dan mampu berdiri sejajar dengan delegasi internasional lain di ajang seni dunia.
Penulis: Lukman



