Rabu, September 30, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Fikram, Katalisator Kasus KONI dan Pokir

by Lukman
September 30, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

DALAM KIMIA, katalisator berfungsi mempercepat sebuah reaksi. Ia bukan penentu hasil akhir, tetapi keberadaannya membuat proses berlangsung lebih cepat.

Metafora itu menarik jika digunakan untuk melihat pemeriksaan terhadap Fikram Salilama dalam perkara KONI dan pokok-pokok pikiran (Pokir).

Bukan berarti Fikram harus ditempatkan sebagai pusat dari seluruh persoalan. Apalagi menyimpulkan bahwa ia mengetahui seluruh rangkaian peristiwa.

Pemeriksaan terhadap seseorang tetap harus dilihat dalam kerangka pembuktian dan proses hukum yang berlaku. Namun, pemeriksaan tersebut setidaknya membuka ruang bagi pertanyaan yang lebih luas. Apakah prosesnya berhenti pada keterangan Fikram, atau justru muncul pertanyaan lain mengenai bagaimana perkara KONI dan Pokir itu berlangsung?

Sebab anggaran tidak muncul begitu saja. Ada perencanaan, pengusulan, pembahasan, keputusan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Setiap tahap memiliki kewenangan, dokumen, dan jejak keputusan.

Karena itu, jika perkara ini hendak dilihat secara utuh, perhatian tidak cukup diarahkan pada siapa yang diperiksa. Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah keputusan dibuat, siapa yang memiliki kewenangan, dan bagaimana anggaran tersebut kemudian dijalankan serta dipertanggungjawabkan. Di titik inilah keterangan seseorang bisa menjadi katalisator.

Satu keterangan dapat melahirkan pertanyaan baru. Pertanyaan itu dapat diuji melalui dokumen, keputusan, atau fakta lain yang relevan. Jika kemudian muncul fakta baru, prosesnya bisa berkembang seperti reaksi berantai.

Bukan berarti seseorang menyeret pihak lain. Tetapi karena dalam proses hukum, satu fakta dapat membuka kebutuhan untuk menguji fakta berikutnya.

Karena itu, yang patut ditunggu bukan siapa nama berikutnya yang muncul. Yang lebih penting adalah sejauh mana penegak hukum menelusuri rangkaian proses di balik perkara KONI dan Pokir.

Apakah setiap keputusan memiliki dasar yang jelas? Apakah kewenangan dijalankan sebagaimana mestinya? Apakah penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang semestinya dijawab melalui proses hukum dan pembuktian.

Fikram, dalam konteks ini, dapat saja menjadi salah satu katalisator. Bukan karena ia dipastikan mengetahui seluruh rangkaian perkara, melainkan karena pemeriksaan terhadapnya dapat menjadi bagian dari proses untuk menguji fakta-fakta lain.

Pada akhirnya, perkara ini tidak semestinya berhenti pada nama.Jika prosesnya berkembang, yang harus diuji adalah fakta, kewenangan, keputusan, dan pertanggungjawaban di setiap mata rantainya.Sebab yang harus dicari hanya satu: fakta.

Tags: Fikram SalilamaKONIpokir

Berita Terkait

Wawancara Eksklusif dengan Fikram: “Saya Akan Jelaskan Semuanya di Pengadilan”

September 28, 2026

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Thomas Mopili Sebut Aspirasi IKM Tetap Disahuti Gubernur

September 3, 2026

200 Warga Tanggilingo dan Padengo Terima Bantuan Pangan Hasil Pokir Syamsir Djafar Kiayi

September 1, 2026

100 Warga Dutohe Barat Terima Bantuan Pangan dari Pokir Syamsir Djafar Kiayi

Kejati Siapkan Penetapan Tersangka, AMMPD Soroti Dugaan “Masuknya” Pokir di Dana Hibah KONI

Kejati Siapkan Penetapan Tersangka Kasus KONI, “THR” atau “Jumat Keramat”?

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2026 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo | Powered by E-Scape Creative

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2026 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo | Powered by E-Scape Creative

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version