Selasa, September 8, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Kemiskinan Gorontalo Turun, Tapi Warga Desa Masih Jadi Kelompok Paling Rentan

by Lukman
Agustus 10, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Persentase penduduk miskin di Provinsi Gorontalo pada Maret 2026 tercatat 12,16 persen. Angka ini turun 0,46 poin persentase dibandingkan September 2025 yang berada di level 12,62 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, dalam rilisnya, Rabu (5/8/2026) mencatat, penurunan tersebut juga terlihat dari jumlah penduduk miskin. Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 150,60 ribu orang atau berkurang sekitar 5,16 ribu orang dibandingkan September 2025.

Namun, di balik penurunan tersebut masih terdapat persoalan yang cukup mencolok. Kemiskinan di wilayah perdesaan masih jauh lebih tinggi dibandingkan perkotaan.

Pada Maret 2026, persentase penduduk miskin di perdesaan mencapai 19,24 persen. Angka itu memang turun 0,62 poin persentase dibandingkan September 2025 yang sebesar 19,86 persen.

Sementara di wilayah perkotaan, persentase penduduk miskin hanya 4,30 persen, turun 0,16 poin dari 4,46 persen pada September 2025.

Dengan demikian, tingkat kemiskinan di perdesaan masih sekitar 4,5 kali lebih tinggi dibandingkan perkotaan.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun kemiskinan Gorontalo secara umum mengalami penurunan, persoalan kemiskinan belum sepenuhnya merata. Wilayah perdesaan masih menjadi titik yang perlu mendapat perhatian lebih serius.

BPS juga mencatat Garis Kemiskinan Provinsi Gorontalo pada Maret 2026 sebesar Rp535.255 per kapita per bulan.

Dari angka tersebut, komponen makanan memiliki porsi terbesar, yakni Rp416.306 atau 77,78 persen. Sementara Garis Kemiskinan Bukan Makanan tercatat sebesar Rp118.949 atau 22,22 persen.

Besarnya porsi komponen makanan tersebut menunjukkan bahwa perubahan harga dan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam melihat kondisi kemiskinan di Gorontalo.

Karena itu, penurunan angka kemiskinan tidak semata-mata perlu dilihat dari berkurangnya jumlah penduduk miskin. Kondisi pendapatan, lapangan pekerjaan, harga kebutuhan pokok, serta daya beli masyarakat juga menjadi bagian penting untuk melihat apakah perbaikan tersebut benar-benar mencerminkan peningkatan kesejahteraan.

Dengan masih adanya 150,60 ribu penduduk yang berada dalam kategori miskin, pekerjaan rumah pemerintah daerah tentu belum selesai.

Terlebih, hampir satu dari lima penduduk di wilayah perdesaan masih berada dalam kondisi miskin.

Data BPS ini sekaligus memberikan gambaran bahwa tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan tren penurunan kemiskinan, tetapi memastikan perbaikan kesejahteraan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat di perdesaan.

Penulis: Lukman

Tags: BPS GorontaloGorontalokemiskinan di gorontalomiskin

Berita Terkait

Berjuang 7 Jam di Tebing Curam, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Alale

September 7, 2026
Wali Kota Gorontalo, adhan Dambea. Foto: Lukman/mimoza.tv

Adhan Dambea Bantah Mangkir Dari Panggilan Polda Gorontalo

September 5, 2026

Politik Gorontalo Pasca Rachmat Gobel

September 5, 2026

Sungai Kapuas Kering, Kapal Batu Bara Mandek. Danau Limboto Bagaimana?

Gubernur Sudah Instruksikan Tiga Bupati Tuntaskan Polemik Sawit, Petani Masih Menagih Eksekusi

Janji Manis Penanganan Konflik Sawit Gorontalo Dinilai Mandek, Petani 5 Kecamatan Ancam Demo Besar-besaran

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version