BONE BOLANGO, mimoza.tv – Upaya menjaga harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Salah satunya melalui peluncuran Kios Pengendali Inflasi (KOPI) yang berlokasi di Pasar Kamis, Kecamatan Tapa.
Kios tersebut resmi diluncurkan pada Kamis (5/11), dalam rangkaian kegiatan Bakti Jaksa untuk Masyarakat Bone Bolango di Menara Center Point.
Kehadiran KOPI merupakan hasil kerja sama sejumlah instansi, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah, Kejaksaan Negeri Bone Bolango, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Program ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus mendukung stabilitas harga di tingkat pasar. Dengan demikian, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
Dalam program tersebut, Kejaksaan Negeri Bone Bolango turut mengambil bagian melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), khususnya Jaksa Pengacara Negara (JPN).Keterlibatan itu dijalankan melalui inovasi JAKSA KAWAL INFLASI (JKI), yang diarahkan untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam mendukung kebijakan pengendalian inflasi di daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, mengatakan persoalan inflasi tidak bisa ditangani oleh satu instansi saja. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya menjaga stabilitas harga bisa berjalan secara berkelanjutan.
“Pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan sinergi dan kerja sama seluruh pihak terkait. Melalui kolaborasi ini, kami berharap KOPI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok,” kata Feddy.
Ia menegaskan, Kejaksaan akan terus mendukung program strategis pemerintah daerah sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki.
Sementara itu, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Bone Bolango, Heriyadi Djunaidi, menjelaskan bahwa keterlibatan JPN merupakan bagian dari upaya kejaksaan mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, melalui inovasi JAKSA KAWAL INFLASI, pihaknya berupaya membangun koordinasi dengan instansi terkait agar langkah pengendalian inflasi dapat dilakukan secara bersama-sama.
“KOPI merupakan wujud nyata dari sinergi tersebut. Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu upaya bersama dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bone Bolango,” ungkap Heriyadi.
Meski demikian, efektivitas KOPI nantinya tentu akan terlihat dari pelaksanaannya di lapangan. Ketersediaan barang, kesinambungan pasokan, hingga harga jual menjadi sejumlah hal yang menentukan sejauh mana kios tersebut dapat membantu masyarakat.
Kejaksaan Negeri Bone Bolango menyatakan akan terus mengoptimalkan peran Bidang Datun dalam mendukung program pembangunan daerah melalui pendampingan hukum dan kerja sama dengan instansi terkait. (rls/luk)



