Kamis, Mei 28, 2026
28 °c
Gorontalo
27 ° Sab
26 ° Ming
24 ° Sen
24 ° Sel
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer
Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
    • KABAR BHABINKAMTIBMAS
    • KABAR MILITER
  • Opini
  • Sekitar Kita
    • Gaya Hidup
      • Olahraga
      • Musik
      • KABAR NYIUR MELAMBAI
    • Pendidikan
      • Kabar Kampus
    • Kesehatan
      • Kuliner
    • Lingkungan
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Mimoza TV

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800 per Dolar AS, Menkeu Sampai Bilang “Stres”: Fundamental Kuat, Tapi Pasar Berkata Lain

by Lukman
Mei 28, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Gambar ilustrasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Gambar oleh kecerdasan buatan.

Gambar ilustrasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Gambar oleh kecerdasan buatan.

Share on FacebookShare on WhatsappShare On Twitter

GORONTALO, mimoza.tv – Rupiah kembali dibuat limbung. Pada penutupan pasar spot Selasa (26/5/2026), nilai tukar mata uang Garuda terdepresiasi hingga menyentuh Rp17.796 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka itu hanya selangkah dari level psikologis Rp17.800 yang selama ini dianggap “zona rawan” bagi persepsi pasar.

Yang menarik, pelemahan ini terjadi di tengah narasi pemerintah yang berkali-kali menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. Di sinilah ironi mulai terasa: data resmi bicara stabilitas, tetapi pasar justru memperlihatkan kecemasan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan sampai melontarkan candaan bernada getir saat ditanya wartawan soal kondisi rupiah.

Baca juga

Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah, Tembus Rp17.700 per Dolar AS

Orang Desa Tak Pakai Dolar, Nyatanya Hari Ini 1 Dolar Tembus 17.672 Rupiah

“Ya saya stres,” kelakar Purbaya usai kegiatan di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (27/5/2026).

Pernyataan itu dikutip dari laporan Kompas.com dan turut diangkat TribunTrends.com.

Namun di balik candaan tersebut, tersimpan pesan serius: pemerintah sedang menghadapi tekanan pasar yang tidak bisa dianggap sepele.

Fundamental Kuat, Tapi Rupiah Tetap Terpukul Secara teori ekonomi, mata uang suatu negara biasanya melemah ketika ada gangguan serius terhadap fundamental ekonomi, mulai dari defisit fiskal, utang, inflasi tinggi, hingga ketidakpercayaan investor.

Akan tetapi, pemerintah justru mengklaim indikator utama ekonomi Indonesia masih terkendali. APBN disebut tetap aman, pasar obligasi masih dijaga, bahkan yield surat utang pemerintah disebut mengalami penurunan.

Purbaya menegaskan pemerintah belum perlu menghitung ulang APBN karena skenario tekanan global sebenarnya sudah diantisipasi sebelumnya.

“Tidak ada masalah, saya tidak harus hitung ulang APBN-nya,” ujarnya.

Pemerintah juga mengandalkan intervensi di pasar obligasi agar investor asing maupun domestik tetap bertahan di instrumen keuangan Indonesia.

Masalahnya, pasar tidak selalu bergerak berdasarkan pernyataan pejabat. Pasar bergerak berdasarkan rasa percaya.

Dan saat rupiah terus merosot, publik mulai bertanya: apakah fundamental memang sekuat yang diklaim?

Pasar Global Memanas, Rupiah Ikut Terseret Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai tekanan terhadap rupiah tidak berdiri sendiri.

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memicu kekhawatiran global. Investor cenderung menarik dana dari negara berkembang dan kembali memburu aset aman seperti dolar AS.

Efek domino langsung terasa ke Indonesia.

Menurut Ibrahim, pelemahan rupiah yang berkepanjangan mulai memunculkan krisis kepercayaan di pasar. Jika dibiarkan terlalu lama, situasi ini bisa berujung pada perlambatan ekonomi nasional.

Dampaknya bukan sekadar angka di layar perdagangan valuta asing.

Ketika rupiah melemah:

biaya impor naik,

harga bahan baku melonjak,

ongkos produksi industri meningkat,

dan pada akhirnya harga barang di tingkat masyarakat ikut terdorong naik.

Artinya, tekanan kurs cepat atau lambat bisa merembet ke dapur rumah tangga.

Alarm yang Tidak Bisa Dianggap Candaan Ucapan “stres” dari seorang menteri mungkin terdengar ringan. Tetapi bagi pelaku pasar, sinyal psikologis justru sering lebih berbahaya dibanding angka statistik.

Karena itu, pelemahan rupiah kali ini bukan sekadar isu teknis ekonomi. Ini soal persepsi dan kepercayaan.

Publik tentu berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan optimisme verbal, tetapi juga langkah konkret yang benar-benar mampu memulihkan kepercayaan pasar.

Sebab sejarah berulang kali menunjukkan, ketika mata uang terus melemah dan kepercayaan mulai goyah, efeknya bisa menjalar jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan.

Penulis: Lukman

Tags: dolarPurbaya Yudhi Sadewarupiah

Berita Terkait

Gambar ilustrasi rupiah melemah terhadap dolar Amerika.(Gambar AI)

Rupiah Sentuh Level Terlemah Sepanjang Sejarah, Tembus Rp17.700 per Dolar AS

Mei 19, 2026

Orang Desa Tak Pakai Dolar, Nyatanya Hari Ini 1 Dolar Tembus 17.672 Rupiah

Mei 19, 2026
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rony Widijarto P. menyerahkan Token of Appreciation (ToA) Uang Rupiah Kertas TE 2022 kepada PJ Gubernur Provinsi Gorontalo, Hamkah Hendra Noer. Foto : Humas Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo.

Kado HUT RI Ke 77, Menkeu dan BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Kertas

Agustus 18, 2022

Dampak Corona Hantam Nilai Kurs, Hari ini Dolar tembus Rp 17 Ribu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index
  • Disclaimer

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

  • Login
  • Index Berita
  • Kabar Daerah
    • Provinsi Gorontalo
    • Kota Gorontalo
    • Kabupaten Gorontalo
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
  • Peristiwa
    • Nasional
    • Internasional
  • Cek Fakta
  • Ekonomi
  • Politik
    • Partai
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Sosial Budaya
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kabar Kampus
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lingkungan
    • Musik
    • Olahraga
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Sekitar Kita
    • Unik
No Result
View All Result

© 2025 Mimoza TV - PT. Mimoza Multimedia Agus Salim St. 67 Gorontalo

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version