Beranda Bone Bolango Sukses Turunkan Angka Kemiskinan, Wagub Apresiasi Pemkab Bonebolango

Sukses Turunkan Angka Kemiskinan, Wagub Apresiasi Pemkab Bonebolango

69
0
Logo Kabupaten Bonebolango

Gorontalo, mimoza.tv – Apresiasi luar biasa diberikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango (Bonbol) yang sukses menurunkan angka kemiskinan. Tercatat, angka kemiskinan terakhir di Kabupaten Bonbol sebesar 17,40%.

“Dari lima Kabupaten di Provinsi Gorontalo, Bonbol merupakan terendah kedua. Berhasil turunkan angka kemiskinan 0,41% dan keberhasilan ini patut diapresiasi bersama,” ungkap Wakil Gubernur Idris Rahim pada Rapat Evaluasi Program Tahun 2018 dan sinergitas program pembangunan Tahun 2019 yang digelar di auditorium Kantor Bupati Bone Bolango, Rabu (6/2/2019).

Alokasi anggaran melalui dana APBN Tahun 2018 di Kabupaten Bone Bolango sebesar Rp 2,5 Triliun. Sementara alokasi melalui APBD Provinsi Gorontalo sebesar Rp 30,1 Miliar. Wakil Gubernur Idris Rahim menilai, realisasi anggaran di Kabupaten Bone Bolango telah berjalan dengan baik dan dibuktikan dengan keberhasilan menurunkan angka kemiskinan tadi.

“Tugas kita sama, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, menurunkan angka kemiskinan, yang semuanya diharapkan bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” kata Wakil Gubernur Idris Rahim.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou memohon dukungan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk melaksanakan 16 program strategis di Kabupaten Bone Bolango. Program strategis tersebut diantaranya penanganan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Bone Bolango, pengembangan jaringan air bersih di wilayah pesisir, normalisasi sungai, penataan daerah wisata, penyediaan transportasi umum, serta pengembangan Rumah Sakit Tombulilato dan Rumah Sakit Toto Kabila.

“Kami mengharapkan program strategis itu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ujar Bupati Bone Bolango, Hamim Pou.

Sebelumnya, rapat evaluasi program tersebut bertujuan untuk mengkoordinasikan, mensinergikan, dan mensinkronisasikan program pembangunan baik yang didanai oleh APBD maupun APBN agar pelaksanaan program berjalan dengan lancar dan tetap sasaran.(luk)