GORONTALLO, mimoza.tv – Pameran Agribisnis pada Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo ternyata tidak hanya menjadi tempat promosi hasil pertanian, perikanan, dan produk UMKM.
Menjelang berakhirnya rangkaian kegiatan nasional yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto itu, kawasan pameran justru berubah menjadi pusat hiburan dan belanja yang ramai dikunjungi masyarakat.
Sejak sore hingga malam hari, ribuan pengunjung memadati area pameran yang berada tak jauh dari GOR David-Tony Limboto. Tidak hanya peserta PENAS dari berbagai daerah, warga Gorontalo juga terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkeliling dan berburu berbagai produk unik.
Meski sebagian peserta mulai membongkar perlengkapan pameran menjelang penutupan kegiatan, suasana transaksi masih berlangsung ramai di sejumlah stan.
Pemandangan menarik terlihat di area penjualan aksesori dan perhiasan. Sebagian besar pengunjung perempuan tampak berkerumun memilih anting-anting, gelang, cincin, hingga berbagai aksesori pelengkap busana.
Salah satu stan yang ramai diserbu pengunjung berasal dari Provinsi Maluku Utara. Berbagai koleksi perhiasan dan aksesori yang dipajang di stan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum hawa yang datang berbelanja.
Sementara itu, di sudut lain pameran, suasana berbeda terlihat pada stan produk herbal dan kesehatan. Produk-produk kebugaran pria, mulai dari minyak herbal hingga suplemen tradisional, tak kalah menarik perhatian pengunjung laki-laki.
Sebagian datang sekadar melihat-lihat, namun tidak sedikit yang terlihat serius berdiskusi dengan penjaga stan mengenai manfaat produk yang ditawarkan.
Tak hanya itu, sejumlah stan juga menghadirkan layanan terapi tradisional seperti bekam menggunakan tanduk hewan. Pengunjung dapat langsung mencoba terapi tersebut sambil berkonsultasi mengenai berbagai keluhan kesehatan.
Aneka minyak herbal khas Kalimantan dan produk pengobatan tradisional lainnya turut melengkapi keramaian pameran yang berlangsung selama PENAS XVII.
Di luar area pameran, suasana tak kalah semarak. Puluhan pedagang kaki lima berjejer menawarkan berbagai cendera mata dan barang kebutuhan pengunjung.
Mulai dari kaos bertuliskan PENAS XVII, tas, topi, jam tangan, hingga aneka suvenir dijajakan di sepanjang jalur menuju lokasi kegiatan.
Bagi sebagian pengunjung, Pameran Agribisnis PENAS XVII bukan lagi sekadar tempat melihat inovasi pertanian dan perikanan. Ajang ini juga menjadi ruang rekreasi keluarga, tempat berburu oleh-oleh, sekaligus menikmati keramaian yang jarang hadir di Gorontalo dalam skala nasional.
Penulis: Lukman



