GORONTALO, Mimoza.tv – Menjelang Hari Pahlawan dan Pelaksanaan Pekan Peduli Sampah Nasional pada 9-14 November 2026, PDI Perjuangan (PDIP) meluncurkan fasilitas pengelolaan sampah berupa Waste Station Merawat Pertiwi serta pembuatan lubang sampah organik khusus yang disebut Teba Moderen.
Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kota Gorontalo, Husain Hasan, menyatakan kesiapan jajaran partai di daerah untuk menjalankan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP dalam gerakan peduli lingkungan tersebut.
Husain yang akrab disapa Haji Uceng itu menjelaskan, kegiatan yang dipusatkan di Jakarta tersebut akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan kader mulai dari tingkat DPC, DPD, hingga anggota fraksi PDIP di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR RI.
Khusus di Kota Gorontalo, DPC PDIP menyiapkan dua unit Tempat Pengolahan Sampah Berbasis Alam (Teba Moderen). Sementara 4 anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Gorontalo akan menyiapkan masing-masing satu unit di empat daerah pemilihan (dapil).
“Untuk DPC PDIP Kota Gorontalo, disiapkan dua Teba Moderen, sementara untuk 4 anggota fraksi PDIP DPRD akan disiapkan masing-masing satu Teba Moderen di empat daerah pemilihan,” ujar Husain, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, Teba Moderen bukan sekadar tempat pengolahan sampah organik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menanam berbagai tanaman produktif. Dengan konsep tersebut, sampah rumah tangga yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Penentuan lokasi pembangunan Teba Moderen nantinya akan mempertimbangkan ketersediaan lahan yang memungkinkan untuk dimanfaatkan.
Menariknya, gerakan nasional ini juga diarahkan untuk mencatatkan prestasi di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), melalui pembangunan Teba Moderen secara serentak oleh jajaran PDIP di berbagai daerah.
“Teba Moderen ini nantinya juga ditargetkan untuk masuk dalam rekor MURI,” tegas Husain.
Tak berhenti pada pembangunan tempat pengolahan sampah, rangkaian kegiatan juga akan dilanjutkan dengan aksi kerja bakti bersama pada 14 November 2026.
Seluruh kader PDIP di Gorontalo, mulai dari DPD, DPC, hingga anggota fraksi di DPRD provinsi dan kabupaten/kota, dijadwalkan turun bersama melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Kota Gorontalo dalam penanganan dan pengurangan sampah.
Husain berharap gerakan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam rangka peringatan Pekan Peduli Sampah Nasional, tetapi dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.
“Melalui pembangunan Teba Moderen dan kerja bakti serentak, DPC PDIP Kota Gorontalo ingin memperluas kesadaran bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.



