Beranda Fokus Pilkada KPU Gorontalo Utara Gelar Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon

KPU Gorontalo Utara Gelar Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon

204
0

Gorontalo Utara, mimoza.tv – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo Utara melaksanakan pengundian dan pengumuman nomor urut untuk pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gorontalo Utara, melalui rapat pleno terbuka. Pengundian nomor urut berlangsung meriah dengan diwarnai yel yel dari masing masing pendukung pasangan calon.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gorontalo Utara melaksanakan rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon, Selasa (13/2/2018) pagi. Uniknya, pengundian nomor urut para pasangan calon ditentukan dari bola pimpong dengan cara dikocok.

Suasana pengundian nomor urut menggunakan bola plastik tersebut berlangsung meriah, karena dihadiri langsung para calon bupati dan calon wakil bupati serta pendukung masing-masing pasangan calon.

Hasil pengundian nomor urut pasangan calon yang bertarung di Pilkada Kabupaten Gorontalo Utara masing masing mendapatkan nomor urut, diantaranya Bupati Indra Yasin yang maju kembali sebagai calon Bupati berpasangan dengan cawabup Thariq Modanggu mendapat nomor urut satu.

Sementara Wakil Bupati Gorontalo Utara yang juga ikut mencalonkan kembali sebagai Calon Bupati mendapatkan nomor urut tiga, didampingi Calon Wakil Bupatinya Ismail Patamani yang saat ini menjabat sebagai Sekda di lingkungan pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, dan nomor urut dua resmi digunakan pasangan calon Thomas Mopili – Suhela Rakhmad.

Sebelumnya, tiga pasang calon bupati dan wakil bupati ini telah ditetapkan sebagai peserta di Pilkada serentak tahun 2018 Kabupaten Gorontalo Utara, pada Senin kemarin.

Ketua KPU Gorontalo Utara, Fadliyanto Koem mengatakan, rangkaian pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dilanjutkan dengan masa kampanye yang dimulai pada 15 Februari hingga 23 Juni 2018. “Pada rentang waktu tersebut juga, akan dilakukan debat publik antara pasangan calon yang berkontestasi. Sementara kampanye melalui media massa baru akan dimulai pada tanggal 10 hingga 23 Juni 2018,” kata Fadilyanto, kepada awak media.

Sesuai aturan tahapan pemilihan, KPU menerapkan masa tenang selama 3 hari yang dimulai pada tanggal 24 sampai dengan 26 Juni mendatang. (fwl)

Foto : Istimewa