GORONTALO, mimoza.tv – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo resmi membentuk Gugus Depan (Gudep) Pramuka Pangkalan Lapas Gorontalo dengan nomor registrasi 07.389–07.390. Pembentukan gugus depan tersebut ditandai dengan pelantikan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) oleh Ketua Kwartir Cabang Kota Gorontalo, Husin Ali, Selasa (28/7/2026).
Dalam struktur Mabigus, Kepala Lapas Gorontalo Junaidi Rison dipercaya sebagai Ketua. Ia didampingi Kasi Binadik Untung Zakaria sebagai Wakil Ketua dan Kaur Kepegawaian dan Keuangan Nurmaslin Palilati sebagai Sekretaris. Sementara anggota Mabigus terdiri dari sejumlah pejabat struktural Lapas, mulai dari Kasubbag Tata Usaha, Kepala KPLP, para kepala seksi hingga dokter Lapas.
Pada kesempatan yang sama, Junaidi Rison juga melantik pengurus inti Gugus Depan Pramuka Lapas Gorontalo. Jabatan Ketua Gugus Depan diamanahkan kepada Kasubsi Bimkemaswat Rusli Usman, didampingi Kasubsi Keamanan Irfan Hamim sebagai Wakil Ketua.
Junaidi mengatakan, pembentukan Gugus Depan Pramuka bukan sekadar menambah kegiatan di dalam Lapas, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan karakter warga binaan.
“Pramuka merupakan salah satu metode pembinaan karakter yang positif dan tidak membosankan. Melalui kegiatan ini, kami berharap tujuan sistem pemasyarakatan dapat tercapai, yakni membina warga binaan dengan pendekatan yang lebih humanis,” ujar Junaidi.
Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, dan cinta tanah air diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Harapannya, saat mereka menyelesaikan masa pidana dan kembali ke lingkungan sosial, mereka membawa karakter yang lebih baik serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Ketua Kwartir Cabang Kota Gorontalo, Husin Ali, menyambut baik terbentuknya Gugus Depan Pramuka di Lapas Gorontalo. Menurutnya, kehadiran Pramuka di lingkungan pemasyarakatan menunjukkan bahwa proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga pembangunan karakter.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Lapas Gorontalo. Kehadiran Pramuka di balik tembok pemasyarakatan menjadi langkah positif dalam membangun semangat disiplin, kebersamaan, dan pengabdian,” kata Husin.
Ia berharap Gugus Depan yang baru dibentuk tidak hanya menjadi pelengkap organisasi, tetapi benar-benar aktif menjalankan berbagai program pembinaan.
“Kami berharap ini menjadi awal lahirnya berbagai kegiatan dan ide-ide kreatif yang bermanfaat, bukan hanya bagi warga binaan dan petugas Lapas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Melalui pembentukan Gugus Depan Pramuka ini, Lapas Gorontalo berharap proses pembinaan warga binaan semakin berkualitas. Nilai-nilai Dasa Darma Pramuka diharapkan menjadi bekal moral yang dapat membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (rls/luk)



