GORONTALO, mimoza.tv – Pelaksanaan perdana kateterisasi jantung anak di RSUD dr Aloei Saboe berjalan lancar. Seluruh pasien yang menjalani tindakan tersebut dinyatakan dalam kondisi stabil dan telah diizinkan pulang setelah menjalani evaluasi medis.
Direktur RSAS, Abdulhafidz Daud, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan prosedur yang menjadi tonggak awal layanan jantung anak di Gorontalo.“Alhamdulillah, seluruh tindakan berjalan dengan baik dan semua pasien sudah diperbolehkan pulang. Ini tentu menjadi kabar menggembirakan, baik bagi kami maupun keluarga pasien,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim medis yang terlibat, termasuk tim pendamping dari RSUD Dr. Soetomo serta dokter operator kateterisasi, Indah Musdalifah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada tim dokter pendamping dari RS Soetomo Surabaya, serta kepada dr Indah Musdalifah sebagai operator kateterisasi. Ini adalah kerja bersama yang hasilnya bisa kita lihat berjalan lancar tanpa komplikasi yang berarti,” tambahnya.
Sebanyak 11 pasien anak menjalani tindakan kateterisasi dalam dua hari pelaksanaan. Prosedur ini digunakan untuk menangani kelainan jantung bawaan tanpa operasi terbuka, sehingga dinilai lebih aman dan memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat.
Sebelumnya, pasien dengan kondisi serupa umumnya harus dirujuk ke luar daerah. Kehadiran layanan ini di RSAS diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat dan dekat.
“Harapan kami ke depan, anak-anak dengan kelainan jantung tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah. Dengan layanan yang sudah tersedia, penanganan bisa dilakukan di Gorontalo,” kata Abdulhafidz.
Ia juga mengimbau masyarakat Gorontalo, khususnya orang tua yang memiliki anak dengan kelainan jantung, agar tidak ragu memanfaatkan layanan yang kini tersedia di daerah.“Kami sampaikan kepada masyarakat Gorontalo yang memiliki anak dengan kelainan jantung, bahwa saat ini tindakan kateterisasi sudah bisa dilakukan di Gorontalo,” ujarnya.
“Jadi warga Gorontalo tidak perlu keluar uang banyak untuk berobat. Karena di Gorontalo sendiri sudah bisa melaksanakan tindakan kateterisasi jantung, dengan ditunjang sarana dan prasarana serta SDM,” tutupnya.
Selain penguatan layanan jantung anak, RSAS juga tengah mempersiapkan pengembangan fasilitas medis lainnya. Sejumlah alat kesehatan terbaru telah tersedia dan saat ini dalam tahap penyempurnaan ruangan.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan fasilitas penunjang. Insyaallah dalam satu bulan ke depan sudah bisa mulai beroperasi,” jelasnya.
Fasilitas tersebut nantinya akan mendukung berbagai layanan spesialistik, termasuk tindakan pada jantung dewasa, pembuluh darah, hingga bedah saraf.Langkah ini menandai upaya RSAS dalam meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di daerah, sekaligus membuka harapan baru bagi pasien, khususnya anak-anak dengan kelainan jantung bawaan, untuk mendapatkan penanganan tanpa harus ke luar Gorontalo.
Penulis: Lukman.



