GORONTALO, mimoza.tv – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo, Junaidi Rison, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wali Kota Gorontalo, Rabu (13/05/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Lapas Gorontalo dan Pemerintah Kota Gorontalo.
Dalam pertemuan itu, Kalapas didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Nelman serta Kepala Subseksi Bimbingan Kerja (Kasubsi Bimker) Fery Utiarahman. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, di ruang kerjanya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai program pembinaan warga binaan di Lapas Gorontalo.
Kalapas Junaidi Rison menegaskan, pembinaan terhadap warga binaan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat bersama Pemerintah Kota Gorontalo.
“Pembinaan warga binaan membutuhkan dukungan lintas sektor agar program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya membahas program pembinaan, persoalan pengelolaan sampah di lingkungan Lapas turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Tingginya volume sampah harian di Lapas Gorontalo dinilai membutuhkan dukungan armada pengangkut sampah secara rutin dari dinas terkait.Menurut Junaidi, kerja sama tersebut penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di dalam Lapas agar tetap bersih dan higienis.
Pertemuan itu sekaligus menjadi penegasan komitmen bersama antara Lapas Gorontalo dan Pemkot Gorontalo dalam membangun kolaborasi lintas sektor, terutama menyangkut pembinaan sosial dan pelayanan kemasyarakatan.
Menutup kunjungannya, Junaidi Rison menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Gorontalo terhadap jajaran Lapas Gorontalo.
“Terima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Wakil Wali Kota. Sinergi ini sangat kami butuhkan. Kami berharap dukungan Pemkot terkait program pembinaan warga binaan maupun solusi pengangkutan sampah dapat segera terealisasi,” tutupnya. (rls/luk)



